![]() |
| Ma'had Al Izzah Batu mengundang sejumlah sekolah dari Malaysia, Singapura, dan Thailand untuk International Youth Muslim Competition 2026./dok. Istimewa |
BATU | JATIMSATUNEWS.COM - Dalam rangka sosialisasi International Youth Muslim Competition 2026, Ma’had Al-Izzah Batu, Indonesia, mengundang sejumlah sekolah dari Malaysia, Singapura, dan Thailand untuk berpartisipasi dalam ajang kompetisi internasional tersebut.
Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan di Malaysia pada 25 hingga 29 April 2026 dengan mengunjungi beberapa lembaga pendidikan Islam.
Kompetisi ini akan diselenggarakan bertepatan dengan Milad ke-20 Ma’had Al-Izzah pada 6 hingga 9 Juni 2026. Ajang tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan milad sekaligus upaya mempererat silaturahmi dan kerja sama antar lembaga pendidikan Islam di kawasan ASEAN.
ASEAN Youth Muslim Competition di Ma’had Al-Izzah Batu merupakan kompetisi tahunan berskala internasional yang mempertemukan pelajar Muslim dari berbagai negara, khususnya ASEAN.
Diselenggarakan oleh Al-Izzah International Islamic Boarding School di Kota Batu, kegiatan ini melombakan berbagai bidang, mulai dari mata pelajaran akademik hingga seni Islam. Pesertanya adalah pelajar tingkat SMP hingga SMA dari berbagai negara.
Dalam kegiatan sosialisasi yang berlangsung di sejumlah sekolah di Malaysia, hadir perwakilan Ma’had Al-Izzah Batu, yakni Ustaz Utep Syahrul Karim, M.Pd.I dan Ustaz Muhammad Iqbal Fatoni, MIRKH.
Keduanya menyampaikan undangan secara langsung kepada beberapa sekolah, di antaranya Brainy Bunch International Islamic School, International Islamic School Malaysia, Integrated Islamic School Shah Alam, SABP Ma’had Ahmadi Malaysia, serta Ma’had Tahfiz Al Gontory Malaysia.
Ustaz Utep Syahrul Karim, M.Pd.I menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki misi strategis dalam membangun generasi Muslim masa depan.
"Kami ingin menghadirkan wadah bagi para pelajar Muslim untuk berkompetisi secara sehat sekaligus memperluas wawasan global. Harapannya, lahir generasi pemimpin Muslim yang berprestasi, berakhlak mulia, dan mampu bersaing di tingkat internasional," ujarnya.
Ustaz Utep menambahkan bahwa ajang ini merupakan program berkelanjutan yang telah menjadi agenda rutin Ma’had Al-Izzah.
"Kompetisi ini bukan yang pertama kali diselenggarakan. Kegiatan ini telah menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Ma’had Al-Izzah dalam membangun jejaring pendidikan Islam di tingkat internasional," tambahnya.
Sementara itu, Moh. Ali Nurdin selaku Chief Executive Officer Brainy Bunch International School Malaysia menyambut baik undangan tersebut dan menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi.
"Kegiatan ASEAN Youth Muslim Competition ini sangat baik untuk memperkuat silaturahmi antar sekolah Muslim di kawasan ASEAN. Ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga momentum kolaborasi dan ukhuwah lintas negara," ungkapnya.
Ali Nurdin juga menegaskan komitmennya untuk hadir dalam kegiatan tersebut.
"Bismillah, insya Allah kami akan hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan ini," tegasnya.
![]() |
| Ma'had Al Izzah Batu mengundang sejumlah sekolah dari Malaysia, Singapura, dan Thailand untuk International Youth Muslim Competition 2026./dok. Istimewa |
Melalui kegiatan ini, diharapkan oleh pihak penyelenggara dapat terjalin kolaborasi yang semakin erat antar-lembaga pendidikan Islam, serta lahir generasi muda Muslim yang unggul dan mampu berkiprah di kancah internasional. (Mif)
Editor: YAN




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?