Banner Iklan

Jelang Pilkades Serentak, Polresta Sidoarjo Siagakan Ribuan Personel di 80 Desa

23 Mei 2026 | 21.11 WIB Last Updated 2026-05-23T14:11:53Z
Jatimsatunews.com, Sidoarjo - Polresta Sidoarjo menggelar Apel Pergeseran Pasukan dan Electronic Tactical Game dalam rangka pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di halaman Mapolresta Sidoarjo, Sabtu (24/5/2026) sore.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung jajaran pimpinan Polresta Sidoarjo dan diikuti personel Polri, TNI, Satbrimob, Dit Samapta, para Kapolsek, serta unsur pengamanan lainnya yang akan diterjunkan ke wilayah-wilayah pelaksanaan Pilkades.

Dalam amanatnya, pimpinan apel menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel atas dedikasi dan kesiapan dalam pelaksanaan pra-pengamanan Pilkades serentak 2026, sehingga situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Sidoarjo hingga saat ini tetap aman dan kondusif.
Disebutkan bahwa Pilkades serentak 2026 merupakan agenda demokrasi tingkat desa yang memiliki nilai strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Oleh sebab itu, seluruh personel diminta memahami bahwa tugas pengamanan merupakan amanah negara sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Pengamanan Pilkades serentak 2026 dilaksanakan selama dua hari, mulai 23 hingga 24 Mei 2026, dengan melibatkan sekitar 1.200 personel Polri, 200 personel TNI, dan 1.500 personel Linmas.

Pada pelaksanaan Pilkades tahun ini, sebanyak 80 desa di Kabupaten Sidoarjo melaksanakan pemilihan kepala desa dengan total 851 tempat pemungutan suara (TPS). Berdasarkan hasil pemetaan kerawanan bersama stakeholder terkait, terdapat 46 desa kategori tidak rawan, 29 desa kategori rawan, dan 5 desa kategori sangat rawan.

Pimpinan apel menegaskan bahwa potensi gangguan kamtibmas dalam Pilkades cukup tinggi karena seluruh unsur masyarakat berada dalam satu wilayah yang sama, mulai dari calon kepala desa, tim sukses, hingga para pendukung.

“Perbedaan pilihan dalam demokrasi adalah hal yang wajar, namun jangan sampai menimbulkan konflik sosial, perpecahan masyarakat maupun gangguan keamanan yang merugikan masyarakat luas,” tegasnya.
Selain itu, Satgas Anti Money Politics juga diminta bergerak aktif untuk meminimalisir praktik politik uang agar proses Pilkades berjalan demokratis dan bersih.

Seluruh personel pengamanan juga diinstruksikan untuk melaksanakan tugas secara profesional, humanis, dan netral, serta memahami karakteristik wilayah penugasan masing-masing, khususnya desa dengan kategori rawan dan sangat rawan.

Dalam arahannya, pimpinan apel juga menekankan pentingnya komunikasi dan pelaporan berjenjang melalui perangkat komunikasi yang telah disiapkan agar setiap perkembangan situasi di lapangan dapat terpantau secara cepat oleh posko komando.

Selain fokus pada pengamanan di lapangan, personel yang bertugas di mako juga diminta tetap menjaga keamanan markas komando dan tahanan selama sebagian besar kekuatan diterjunkan ke wilayah pengamanan Pilkades.

Pada kesempatan tersebut, dilakukan pula pengecekan perlengkapan perorangan anggota yang akan bertugas di lapangan. Beberapa perlengkapan yang wajib dibawa antara buku panduan, uang saku, senter, tongkat T, borgol, jas hujan, baju ganti, alat tulis, obat-obatan pribadi, hingga powerbank.

Pimpinan apel menegaskan bahwa perlengkapan tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan penting untuk mendukung kesiapsiagaan anggota selama melaksanakan pengamanan.
Menutup amanatnya, seluruh personel diminta menjaga kesehatan, keselamatan, dan kewaspadaan selama bertugas serta tidak meremehkan situasi di lapangan.

“Semoga pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 di wilayah Kabupaten Sidoarjo dapat berjalan tertib, aman, lancar, dan terkendali,” pungkasnya.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Jelang Pilkades Serentak, Polresta Sidoarjo Siagakan Ribuan Personel di 80 Desa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now