Banner Iklan

Ikhlas Niku Keri, Gus Ulul Albab di Pengajian Rutin Jumat Pon PR Sekaralas Kecamatan Widodaren Ngawi

Admin Cyber
01 Mei 2026 | 19.59 WIB Last Updated 2026-05-01T13:00:01Z

Potret Gus Ulul Albab mengisi acara inti pengajian Rutinan Jumat Pon Muslimat NU Ranting Sekaralas di Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi pada Jumat siang (1/055/2026).Foto:Qony.


NGAWI | JATIMSATUNEWS.COM

Gus Ulul Albab, M.Pd. mengisi acara inti pengajian rutin Jumat Pon (PR) Ranting Sekaralas Widodaren Ngawi pada Jumat siang dan diiringi oleh Grup Hadrah As Syarief dari Ponpes Syarifatul Ulum Katerban.(1/05/2026)

"Ikhlas niku keri, tempatnya di belakang dan saya itu senang nyumbang lagu, maksudnya membuat lagu menjadi sumbang," tutur Gus Ulul mengundang gelak tawa hadirin.

Bertempat di depan rumah Penasehat PAC Muslimat NU Widodaren Ngawi, Hj. Naimatun Dusun Katerban RT 02/01, Desa Sekaralas Pengajian Jumat Pon berlangsung khidmah dan penuh kehangatan khas warga Nahdliyin.

Gus Ulul memiliki suara mirip ayahandanya, almarhum Kyai Anis, Pengasuh Ponpes Syarifatul Ulum. Gus Ulul merupakan putra kedua dari almarhum KH. Anis Al Affad dalam acara inti mengajak jamaah untuk senantiasa mengedepankan ilmu, sebelum beramal sholeh, sesuai pakem yang benar.

Hal ini senada dengan yang tercantum dalam kitab Ihya' Ulumuddin karangan Imam Ghazali, yang menyebut ilmu di urutan pertama, baru disusul dengan amal, ikhlas, serta khauf. Selanjutnya ibu-ibu Muslimat NU disarankan untuk bisa mencotoh Siti Maryam dalam perjuangan.

Menariknya, surah Ibrahim ayat 32 dijelaskan oleh Gus Ulul, yang ternyata memiliki keterkaitan dengan cara orang tua agar memiliki keturunan yang sholih-sholihah. Suatu keputusan sekaligus ketakwaan seorang hamba dalam meminta perlindungan kepada Allah SWT Yang Maha Kuasa.

Di mana rumah Allah atau tempat-tempat yang dijaga oleh Allah seperti: Mekkah, Madinah, Al Aqsa Palestina, Masjid di seluruh dunia, dan majelis ilmu. Sehingga orang tua yang mengajak anaknya ke majelis ilmu adalah investasi jangka panjang, bentuk kebaikan dunia dan akhirat.

"Memang fitrahnya anak kecil itu bermain.

Selama masih ada teriakan anak kecil di lingkungan ngaji, itu yang menjadi punjer di masyarakat itu selanjutnya," tandas Gus Ulul yang menyebutkan bahwa Indonesia emas 2045 akan benar adanya, selama ibu-ibu mau membawa anak-anaknya ke majelis ilmu.

Siti Rukmini Ketua PR Muslimat NU Sekaralas menyampaikan rasa terimakasih yang mendalam kepada semua tamu undangan dan jamaah yang hadir, serta mengajak hadirin untuk senantiasa mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT.

Potret Siti Rukmini Ketua Muslimat NU Ranting Sekaralas yang mengungkapkan terimakasih mendalam kepada hadirin dan tamu undangan.


Acara ini dihadiri oleh semua pengurus dan jajaran keluarga besar NU di ranting Sekaralas seperti: Muhammad Ehsan selaku Rois Syuriyah Sekaralas, Hadi Sumargo Ketua Tanfidziyah Sekaralas,

Yasin Abdullah Ketua Lazisnu Sekaralas.

Selanjutnya nampak jajaran sesepuh Muslimat NU Widodaren seperti; Ibu Naimatun selaku Penasehat PAC Muslimat NU Widodaren, Ibu Nyai Saudah, Ibu Nyai Khomsatun, Ibu Nyai Khoiriyah, Ibu Nyai Mutamimah, serta Ibu Ngadiyem yang senantiasa aktif sejak 30 tahun silam berdirinya Muslimat NU di Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi.(Qony)


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Ikhlas Niku Keri, Gus Ulul Albab di Pengajian Rutin Jumat Pon PR Sekaralas Kecamatan Widodaren Ngawi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now