Foto: Dokumentasi bersama
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM – Ruang pertemuan SMPN 2 Pakisaji diselimuti suasana khidmat dan penuh rasa haru yang mendalam pada Selasa (13/05/2026). Setelah lebih dari empat bulan bersinergi dalam pengabdian dan praktik kependidikan, acara penutupan program Asistensi Mengajar (AM) dan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang angkatan 2023 resmi digelar.
Acara perpisahan ini tidak dilepas dengan kesedihan, melainkan dengan rasa bangga dan rasa syukur yang mendalam atas kolaborasi hebat yang telah terjalin antara pihak kampus dan sekolah. Momen berkesan ini dihadiri langsung oleh Kepala SMPN 2 Pakisaji, Muhammad Ja’far, S.Pd., serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ainatul Mardhiyah, S.Kom., M.Cs. Suasana kebersamaan semakin terasa istimewa dengan kehadiran para guru pamong yang mendampingi para mahasiswa tangguh dari kelompok AM-49 selama masa pengabdian.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh Master of Ceremony (MC), dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang membangkitkan semangat nasionalisme dan menambah kekhidmatan suasana.
Ketua Kelompok AM dan KKM-49, Syulthon Maulana, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh keluarga besar sekolah.
"Pengalaman selama berada di sekolah ini menjadi bekal yang sangat berharga bagi kami semua untuk menghadapi dunia pendidikan dan kehidupan di masa mendatang,” tuturnya.
Apresiasi tinggi juga disampaikan oleh Ahmad Fauzi, S.Pd.I., M.Pd.I., selaku koordinator akrab mahasiswa. Beliau menegaskan bahwa keberadaan mahasiswa telah memberikan dampak positif, khususnya dalam membantu berbagai kegiatan pendidikan serta pembiasaan karakter di lingkungan sekolah.
Kepala SMPN 2 Pakisaji, Muhammad Ja’far, S.Pd., mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dedikasi mahasiswa yang telah aktif “mewarnai” sekolah. Selama program berlangsung, mahasiswa dinilai sangat aktif mengikuti berbagai aktivitas kedinasan, mulai dari rapat guru hingga pembiasaan rutin seperti senam pagi dan menyanyikan lagu nasional.
Senada dengan itu, DPL UIN Malang, Ainatul Mardhiyah, S.Kom., M.Cs., menekankan bahwa empat bulan ini adalah proses pendewasaan yang berharga bagi mahasiswa.
“Di sini mahasiswa tidak hanya mengajar, tetapi belajar tentang kesabaran, adaptasi, dan dinamika sekolah. Berakhirnya program ini bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal untuk terus menjaga silaturahmi antara mahasiswa, guru, dan siswa,” jelas beliau.
Sebagai bentuk ucapan terima kasih, mahasiswa AM-49 tidak hanya menyerahkan vandel dan sertifikat penghargaan secara simbolis, tetapi juga meninggalkan kontribusi nyata yang berkelanjutan bagi SMPN 2 Pakisaji, di antaranya: Peduli Lingkungan: Pembuatan tempat sampah khusus botol plastik demi menjaga kebersihan ekosistem sekolah.Keterampilan Digital: Pelatihan desain grafis menggunakan platform Canva bagi anggota OSIS terpilih untuk melejitkan kecakapan digital siswa.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?