![]() |
| Elkan Baggott merayakan promosi ke Premier League bareng Ipswich Town pada akhir musim 2025/26 di EFL Championship Liga Inggris./Instagram @352id |
IPSWICH TOWN | JATIMSATUNEWS.COM - Pemain Timnas Indonesia, Elkan Baggott merasakan promosi ke kasta tertinggi Liga Inggris, Premier League 2026/27 bersama Ipswich Town.
Ini menjadi promosi kedua yang dirasakan Elkan Baggott bersama Ipswich Town setelah musim 2023/24 dari Championship Division.
Menariknya, Ipswich Town asuhan Kieran McKenna kembali promosi sebagai peringkat kedua.
Jika pada 2023/24 promosi dengan mendampingi Leicester City, kini Ipswich Town mendampingi juara Championship, Coventry City yang dilatih legenda Chelsea Frank Lampard.
Promosi ini pun dirayakan Elkan Baggott yang memang menjadi bagian dari skuat Ipswich Town. Ia sempat masuk daftar susunan pemain (DSP) empat kali dengan tiga kali secara beruntun pada 14 Maret–6 April 2026 di Championship.
Namun, ia memang tidak dimainkan oleh McKenna.
Pada musim ini, Elkan tidak dipinjamkan Ipswich Town meski sempat diminati klub lain.
Elkan kemudian mendapat menit bermain di tim senior ketika berlaga di Piala FA (2). Lalu, empat laga bersama tim muda Ipswich di Premier League 2 dan dua pertandingan di Premier League Cup dengan satu gol dicetak.
Tidak dipinjamkannya Elkan Baggott musim ini, membuat perayaan promosi ke Premier League kali ini berbeda dengan 2023/24.
Kala itu, ia merayakannya usai dipinjamkan pada paruh musim kedua bersama Bristol Rovers di League One--divisi ketiga.
Ia pun mendapat kesempatan bermain dalam 14 pertandingan dan mencetak satu gol.
Kemudian, saat Ipswich Town berlaga di EPL pada musim 2024/25, Elkan dipinjamkan semusim penuh di Blackpool yang juga bermain di League One.
Bersama Blackpool, Elkan bermain 20 laga di semua kompetisi dengan mencetak satu asis.
Jika Elkan Baggott merayakan promosi ke Premier League bareng Ipswich Town, klub yang dimiliki penyanyi kondang Ed Sheeran, pemain Timnas Indonesia lainnya mengalami nasib berbeda.
![]() |
| Ole Romeny degradasi ke League One bareng Oxford United yang dimiliki Erick Thohir./Instagram @oleromeny |
Ole Romeny yang memperkuat Oxford United harus merasakan degradasi ke League One usai finis ke-22 dari 24 tim.
Pada musim ini, Ole Romeny bermain 16 kali di liga dengan dua di antaranya starter. Secara jumlah laga, ini lebih banyak dari musim lalu yang bermain 14 kali di liga, namun musim lalu ia berhasil mencetak 1 gol.
Pada 2025/26, Oxford United yang dipunya Erick Thohir ini hanya meraih 11 kemenangan dan 14 hasil seri dalam 46 pertandingan dan mengumpulkan 47 poin.
Mereka terpaut empat poin dari West Bromwich Albion yang finis satu strip di atas zona merah. Ini membuat Oxford kembali ke League One usai promosi melalui jalur play-off pada 2024.
Setelah finis ke-17 dengan 53 poin pada 2024/25, Oxford justru kembali ke League One musim depan bersama Leicester City dan Sheffield Wednesday.
Leicester City menjalani musim yang buruk usai degradasi dari Premier League akhir musim lalu, dan langsung degradasi ke League One musim ini. Sebuah perputaran roda nasib yang tidak terduga dari juara Premier League 2015/16.
Kemudian, Sheffield Wednesday degradasi karena pelanggaran administrasi dan kegagalan pembayaran kewajibannya pada Desember 2025.
Mantan klub Joey Pelupessy ini mengalami pengurangan 12 poin pada 24 Oktober 2025 dan 6 poin pada 1 Desember 2025.
Ini membuat dua kemenangan dan 12 hasil seri mereka dihapus, sehingga menjadi 0 poin dalam 46 pertandingan.
Berikut ini posisi Ipswich Town dan Oxford United di klasemen akhir EFL Championship Division 2025/26.
2. Ipswich Town 46 laga 23 menang 15 seri 8 kalah 80 gol 47 kemasukan +33 selisih gol 84 poin (promosi Premier League)
22. Oxford United 46 laga 11 menang 14 seri 21 kalah 45 gol 59 kemasukan -14 selisih gol 47 poin (degradasi League One).
***
Penulis: YAN
• Baca juga: Daftar Pemain TC Timnas Indonesia Piala AFF 2026
• Jay Idzes dan Emil Audero Torehkan Prestasi Individu




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?