![]() |
| Kegiatan Edukasi Gizi (Dokpri) |
Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala SPPG Sukodadi Wagir, Mutiara Salsabila, Ahli Gizi SPPG Sheily Inge Agustin, Chef SPPG Ratih Okvitasari, serta didampingi PIC sekolah, Sri Wayati. Edukasi diikuti siswa kelas 7 hingga kelas 9 dengan suasana yang interaktif melalui diskusi dan tanya jawab.
Dalam pemaparannya, Sheily Inge Agustin menjelaskan bahwa gizi seimbang merupakan susunan makanan sehari-hari yang mengandung zat gizi sesuai kebutuhan tubuh dengan tetap menerapkan pola hidup sehat. Ia juga mengenalkan empat pilar gizi seimbang kepada siswa, mulai dari pentingnya aktivitas fisik dan olahraga, menjaga berat badan ideal, konsumsi makanan beragam, hingga penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.
Selain edukasi teori, siswa juga diberikan pemahaman mengenai kandungan gizi pada menu MBG yang disajikan hari itu. Menu ayam mentega dijelaskan memiliki kandungan protein tinggi yang baik untuk pertumbuhan otot dan metabolisme tubuh. Sementara tahu mengandung asam amino esensial dan antioksidan yang membantu menjaga imunitas anak.
Materi juga membahas pentingnya konsumsi serat yang diperoleh dari sayur dan buah. Pada menu tersebut, siswa dikenalkan manfaat sawi putih yang kaya vitamin C dan antioksidan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, serta wortel yang mengandung karotenoid dan likopen sebagai antioksidan alami bagi tubuh.
![]() |
| Suasana Edukasi Bersama KASPPG |
Chef SPPG Sukodadi Wagir, Ratih Okvitasari atau yang akrab disapa Chef Rindu, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya menghadirkan menu yang disukai siswa tanpa mengabaikan standar gizi yang telah ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN). Menurutnya, masukan dari siswa tetap diperhatikan sebagai bahan evaluasi menu harian.
“Kami berusaha menyesuaikan menu dengan selera siswa agar makanan lebih diminati. Namun tetap ada standar dan ketentuan gizi dari BGN yang harus dipenuhi sehingga tidak semua permintaan dapat direalisasikan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala SPPG Sukodadi Wagir, Mutiara Salsabila, menekankan pentingnya komunikasi antara siswa, sekolah, dan pihak SPPG apabila ditemukan kendala pada makanan yang diterima. Ia meminta setiap temuan segera dilaporkan melalui guru pendamping agar dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak dapur.
Mutiara juga mengajak siswa untuk menghabiskan makanan yang telah diberikan karena kandungan nutrisi di dalamnya telah disesuaikan dengan kebutuhan gizi anak sekolah. Menurutnya, kebiasaan mengonsumsi makanan bergizi secara seimbang menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung kesehatan dan tumbuh kembang siswa.
Melalui kegiatan edukasi tersebut, SPPG Sukodadi Wagir berharap siswa semakin memahami pentingnya pola makan sehat, terbiasa mengonsumsi makanan bergizi seimbang, serta mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis di lingkungan sekolah.
![]() |
| Tim SPPG Sukodadi Wagir Chef (baju hitam), Ahli Gizi (tengah), KASPPG (kanan) |
Pewarta: Nur Hamid Abdissalam





Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?