DPRD Rokhmad Ungkap Inspirasi Dibalik Kurban DPC PKS Kota Malang Sebar puluhan sapi di tiga titik
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Semangat kebersamaan dan gotong royong mewarnai pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di lingkungan DPC PKS Kecamatan Sukun, Kota Malang, pada momentum Iduladha tahun ini.
Sejumlah titik pelaksanaan kurban dipenuhi warga dan jamaah yang bahu-membahu menyukseskan proses penyembelihan hingga pembagian daging kurban.
Seorang anggota DPRD yang juga dikenal sebagai ustaz dewan H. Rokhmad, S.Sos menyampaikan bahwa dirinya ikut berkurban di tiga lokasi berbeda, yakni di Masjid Al Falah, Mushola Nurul Iman, dan DPC PKS Kecamatan Sukun.
Dari tiga lokasi tersebut, total hewan kurban yang disembelih mencapai puluhan ekor sapi.
“Di Masjid Al Falah alhamdulillah ada 8 sapi, di Mushola Nurul Iman ada 11 sapi, kemudian di DPC PKS sendiri ada 4 sapi. Ini luar biasa karena semua dilakukan dengan penuh keikhlasan dan kebersamaan,” ujarnya.
Ia mengaku sangat mengapresiasi kekompakan masyarakat dan jamaah yang terlibat dalam pelaksanaan kurban. Menurutnya, seluruh proses berjalan lancar karena adanya pembagian tugas yang tertata rapi dan saling membantu satu sama lain.
“Ada yang menyiapkan konsumsi, ada yang menata plastik, menimbang daging, mencari sapi, sampai memberi makan hewan kurban. Semua bergerak bersama. Bahkan sebelum waktu ashar seluruh proses sudah selesai,” katanya.
Dalam tausiyahnya, ia juga mengutip Al-Qur’an Surat As-Saff ayat 4 yang menjelaskan bahwa Allah mencintai orang-orang yang berjuang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur seperti bangunan yang kokoh.
“Ini menggambarkan pentingnya organisasi dan kekompakan. Ada ketua panitia, sekretaris, bendahara, hingga relawan lapangan. Semua saling melengkapi,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa semangat gotong royong seperti ini tidak boleh hanya hadir saat Iduladha saja, melainkan harus terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika menghadapi persoalan di lingkungan masyarakat.
“Kalau ada kerja bakti, ada warga berduka, ada bencana, semuanya harus bersama-sama. Indonesia dibangun dengan semangat gotong royong sebagaimana diajarkan para pendahulu bangsa,” katanya.
Menurutnya, nilai-nilai pengorbanan dalam Iduladha juga menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk membangun jiwa kebersamaan dan menghilangkan sifat egois serta kesombongan.
Ia kemudian mengisahkan keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS yang diabadikan dalam Al-Qur’an Surat As-Saffat ayat 102. Kisah tersebut menggambarkan ujian keimanan dan pengorbanan luar biasa demi menjalankan perintah Allah.
“Sekarang kita tidak diperintahkan menyembelih manusia. Yang harus disembelih justru sifat sombong, ego, dan keangkuhan dalam diri kita. Itu makna besar dari ibadah kurban,” ujarnya.
Pelaksanaan kurban di lingkungan DPC PKS Sukun tahun ini pun menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan gotong royong masih terus hidup di tengah masyarakat. Dengan kekompakan tersebut, diharapkan nilai-nilai pengorbanan dan solidaritas dapat terus terjaga demi memperkuat persatuan bangsa.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?