Banner Iklan

DPD RI Lia Istifhama Nilai Jemaah Puas dengan Pelayanan Haji 2026 dari Kemenhaj

Admin JSN
21 Mei 2026 | 22.19 WIB Last Updated 2026-05-21T15:20:23Z
Anggota DPD RI, Lia Istifhama (kanan) mengapresiasi Kemenhaj usai melihat jemaah Haji 2026 puas dengan pelayanan selama di Madinah hingga Makkah./dok. Istimewa

MADINAH | JATIMSATUNEWS.COM - Anggota DPD RI, Lia Istifhama menilai jemaah Indonesia puas dengan pelayanan Haji 2026 dari Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI.

Kepuasan jemaah haji Indonesia terhadap layanan di Tanah Suci meliputi banyak hal. Mulai dari konsumsi, transportasi, hingga pendampingan petugas yang dinilai makin baik.

Anggota Komite III DPD RI, Lia Istifhama, kemudian memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras Kemenhaj yang dinilainya sangat luar biasa.

Sejumlah jemaah mengaku merasakan langsung peningkatan kualitas layanan. Salah satunya Aida, jemaah asal Kota Batu, Jawa Timur. Menurutnya, fasilitas yang diberikan sangat membantu selama menjalankan ibadah.

"Alhamdulillah, saya senang sekali. Makanannya enak, bus sholawat nyaman, petugasnya ramah dan sigap," ucap Aida.

Menurut senator yang akrab disapa Ning Lia, testimoni tersebut menjadi bukti bahwa pelayanan haji Indonesia terus mengalami peningkatan signifikan dari tahun ke tahun.

"Mulai dari konsumsi, transportasi seperti bus sholawat, hingga kesiapan petugas, semuanya menunjukkan peningkatan. Saya sangat mengapresiasi kerja keras Kemenhaj, ini luar biasa," ungkap Lia pada keterangan resminya, Rabu (20/5).

Salah satu peningkatan yang dirasakan jemaah adalah penempatan hotel yang terpusat di kawasan Markaziyah. Hal ini membuat mobilitas lebih mudah dan menciptakan rasa aman.

"Jemaah berada dalam satu kawasan, sehingga lebih nyaman dan terkoordinasi dengan baik," beber Lia.

Keponakan Gubernur Jatim Khofifah ini berharap kualitas pelayanan haji Indonesia dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan.

"Harapannya, jemaah bisa beribadah dengan lebih khusyuk, nyaman, dan aman. Karena pada akhirnya, pelayanan yang baik akan sangat menentukan kualitas ibadah jemaah," tuturnya.

Dari sisi konsumsi, terjadi efisiensi biaya sekaligus peningkatan kualitas. Harga makanan turun dari 40 riyal menjadi 36 riyal, namun porsi justru ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi jemaah.

"Yang penting, rasa tetap sesuai selera nusantara, jadi jemaah tetap merasa dekat dengan suasana Indonesia," tegasnya.

Pada momen sama, Kepala Daker Madinah, Khalilurrahman, menegaskan bahwa pelayanan tahun ini difokuskan pada kenyamanan, terutama bagi jemaah lanjut usia (lansia). Setiap kloter disiapkan 15 hingga 18 petugas khusus untuk mendampingi lansia.

Kemudian, pemerintah menyiapkan 15 porsi makanan siap santap (ready to eat/RTE) saat puncak haji, serta memastikan distribusi berjalan tertib.

Layanan logistik pun ditingkatkan, termasuk pengantaran koper langsung ke kamar jemaah sehingga sangat membantu, terutama bagi lansia.

Peningkatan juga terlihat pada aspek akomodasi. Sejumlah jemaah haji reguler bahkan mendapatkan fasilitas hotel berbintang, yang menjadi lompatan kualitas dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Khalilurrahman menegaskan bahwa seluruh petugas difokuskan untuk melayani jemaah, bukan menjalankan ibadah haji secara pribadi.

"Petugas bertugas penuh untuk membantu jemaah, termasuk pelaksanaan badal bagi yang sakit atau berhalangan," tandasnya. ***

Editor: YAN

Baca juga: Lia Istifhama Apresiasi Peningkatan Layanan dari Madinah hingga Makkah


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • DPD RI Lia Istifhama Nilai Jemaah Puas dengan Pelayanan Haji 2026 dari Kemenhaj

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now