Banner Iklan

Dorong Pembelajaran Berstandar Global, Departemen Fisika UM Hadirkan Akademisi Internasional dalam Kelas Co-Teaching

Eko Rudianto
25 Mei 2026 | 16.04 WIB Last Updated 2026-05-25T09:05:10Z

Kegiatan Co-Teaching bersama Dr. Mohd Shahril Salleh dari Universiti Teknologi Malaysia (Foto. dokpri) 

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM : Departemen Fisika Universitas Negeri Malang (UM) kembali memperkuat atmosfer akademik internasional melalui kegiatan Co-Teaching bersama akademisi dari Universiti Teknologi Malaysia, Selasa (5/5/2026). Kegiatan ini menghadirkan Dr. Mohd Shahril Salleh sebagai narasumber utama dengan dua topik pembelajaran, yaitu Renewable Energy dan Waste Treatment Technology. Kegiatan yang berlangsung di Gedung A19 Ruang 317 ini menjadi bagian dari upaya Departemen Fisika UM dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperluas wawasan global mahasiswa pada bidang energi berkelanjutan dan teknologi pengolahan limbah.

Dalam sesi pertama, Dr. Mohd Shahril Salleh mengulas potensi berbagai sumber energi terbarukan sebagai solusi dalam menghadapi krisis energi listrik global. Materi mencakup pengembangan teknologi energi yang ramah lingkungan, pemanfaatan sumber daya berkelanjutan, serta tantangan implementasi energi terbarukan di berbagai negara khususnya di Indonesia.

Sesi Pertama kegiatan Co-Teaching dengan topik Waste Treatment Technology (Foto. dokpri)

Sementara itu, pada sesi kedua, kegiatan Co-Teaching difokuskan pada teknologi pengolahan limbah (Waste Treatment Technology). Materi yang disampaikan meliputi pengolahan limbah padat dan cair, prinsip pengurangan pencemaran lingkungan, hingga pemanfaatan limbah menjadi sumber energi alternatif melalui pendekatan teknologi yang berkelanjutan.

Sesi Pertama kegiatan Co-Teaching dengan topik Renewable Energy (Foto.dokpri)

Kegiatan Co-Teaching berlangsung secara interaktif dengan melibatkan diskusi aktif antara mahasiswa dan narasumber. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengeksplorasi berbagai tantangan pengelolaan energi dan limbah di era modern serta solusi inovatif yang dapat diterapkan melalui pendekatan sains dan teknologi. Kegiatan ini juga sejalan dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), terutama tujuan ke-7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau (Affordable and Clean Energy), serta tujuan ke-13 tentang Penanganan Perubahan Iklim (Climate Action). Melalui pembelajaran berbasis internasional ini, mahasiswa diharapkan memiliki wawasan yang lebih luas mengenai kontribusi ilmu fisika dalam menjawab tantangan lingkungan dan energi global.

Dr. Mohd Shahril Salleh menyampaikan bahwa pengembangan energi terbarukan dan teknologi pengolahan limbah merupakan aspek penting dalam mendukung keberlanjutan lingkungan global. Menurutnya, kolaborasi akademik lintas negara dapat membuka peluang pertukaran ilmu pengetahuan sekaligus memperluas perspektif mahasiswa terhadap isu-isu internasional.

Sementara itu, pihak Universitas Negeri Malang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Kegiatan Co-Teaching diharapkan mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam memahami perkembangan teknologi terkini di bidang energi dan lingkungan, sekaligus memperkuat jejaring akademik internasional. Melalui kegiatan internasional seperti ini, Universitas Negeri Malang terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang kolaboratif, inovatif, dan berdaya saing secara global.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Dorong Pembelajaran Berstandar Global, Departemen Fisika UM Hadirkan Akademisi Internasional dalam Kelas Co-Teaching

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now