Banner Iklan

DLH Berikan 20 Penghargaan kepada Pegiat Lingkungan

Anis Hidayatie
15 Mei 2026 | 12.14 WIB Last Updated 2026-05-15T05:15:01Z

 


DLH Berikan 20 Penghargaan kepada Pegiat Lingkungan 

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memberikan penghargaan kepada para pihak yang telah memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pengelolaan di Kota Malang yang terbagi dalam berbagai kategori. Untuk kategori Sekolah Adiwiyata, penghargaan diberikan kepada SDN Kotalama 1, SDN Sawojajar 5, SMP Negeri 1, SMP Negeri 9, SMK Negeri 6 dan SMK Negeri 10. Untuk kategori Eco Pesantren diberikan kepada Bahrul Maghfiroh, untuk kategori Kampung Bersinar, Berseri dan Proklim diberikan kepada RW 5 Kelurahan Arjowinangun. Sedangkan kategori Pegiat Lingkungan, penghargaan diberikan kepada Bambang Irianto, Yusuf Karyawan, Ullifatul Muyassaroh dan Sulaiman Sulang.

Kemudian kategori Bank Sampah diberikan kepada Bank Sampah Kampung Dulur RW 3 Kelurahan Gadingkasri dan Bank Sampah Tempe Sabar. Untuk Penghargaan Lurah Pendukung Pengelola Lingkungan diberikan kepada Yoga Pandu Waskita selaku Lurah Arjowinangun. Lalu, untuk kategori Rumah Sakit, Perusahaan Sektor Industri dan Perusahaan Sektor Perdagangan dan Jasa diberikan kepada RSUD Kota Malang, PT Makmur Jaya Kharisma dan Hotel Santika. Dan, untuk kategori Perguruan Tinggi, penghargaan diberikan kepada Politeknik Negeri Malang.

Pemberian penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian acara yang mengusung tema "Malang Kota Bersih Menuju Adipura untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah) yang diselenggarakan di Malang Creative Center Lantai 7 Kota Malang. Senin (11/5/2026).

Kegiatan yang diisi dengan seminar, pemberian santunan kepada anak yatim, sambutan dan pemberian penghargaan ini bertujuan untuk membangun kesepahaman dan komitmen untuk terus menghadirkan transformasi nyata menuju kota yang bersih, sehat, indah dan berkelanjutan.

Plh Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang menyampaikan bahwa penghargaan tersebut diberikan berdasarkan hasil penilaian Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang terhadap inovasi, konsistensi, partisipasi aktif serta dampak positif yang telah diwujudkan dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Dirinya juga menyampaikan terimakasih kepada Gita Swarning Tulus, Ibu-Ibu RW 13 Kelurahan Tulusrejo yang bekerjasama dengan MWB Goce (Malang Waste Golden Voice) yang terdiri dari dari penggiat dan pengelola aktif Bank Sampah. "Terimakasih juga, kami sampaikan kepada Bapak Jero Alit dari Himpunan Penggerak Adiwiyata Indonesia Malang Raya yang telah menciptakan lagu untuk Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang. Semoga sinergi dan kolaborasi ini dapat terus terjaga dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas" tutur Raymond.

Dikatakannya, saat ini Kota Malang menghadapi tantangan pengelolaan sampah yang cukup besar, seiring dengan pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi. "Timbulan sampah harian yang tinggi mencapai lebih dari 800 ton per hari. Menjadi pengingat bahwa pengelolaan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggungjawab kita bersama," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Raymond mengatakan bahwa plakat penghargaan yang diberikan dibuat dengan menggunakan bahan daur ulang sampah yang berbentuk tugu jam stadclocks tahun 1926. "Dimana, tugu tersebut berada di ujung utara Kayutangan atau pertigaan PLN dan tahun ini berusia 100 tahun. Plakat ini merupakan hasil karya dari Sarwo Migunani yang dikomandani oleh Sam Taufiq Saguanto. Hal ini menjadi simbol bahwa pengelolaan sampah tidak berhenti pada pengurangan saja, tetapi juga mendorong pemanfaatan kembali menjadi sesuatu yang bernilai dan bermanfaat," pungkas Raymond. (Ans)


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • DLH Berikan 20 Penghargaan kepada Pegiat Lingkungan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now