![]() |
| Dokumentasi Kegiatan |
SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM - Maraknya penyebaran paham radikalisme di era digital menjadi ancaman serius
bagi generasi muda, khususnya pelajar yang masih rentan terhadap pengaruh
eksternal. Kemudahan akses informasi keagamaan melalui media sosial sering kali
tidak diimbangi dengan pemahaman yang utuh, sehingga berpotensi memicu sikap
intoleransi dan radikalisme. Kondisi tersebut mendorong mahasiswa UPN Veteran Jawa
Timur menggelar sosialisasi bahaya radikalisme di SMAN 12 Surabaya pada 12 Mei
2025.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh empat mahasiswa Teknik Sipil, yakni Muhammad
Ryan Albaihaqi, Zulfikar Husein, Ilham Aditya Saputra, dan Kafa Billah Soamole sebagai
bagian dari program Social Movement Leading Project. Program tersebut
bertujuan memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dalam memimpin gerakan
sosial untuk memberdayakan dan mengedukasi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa memberikan materi mengenai
pengenalan radikalisme, dasar-dasar teori, hingga langkah pencegahan secara
konkrit. Sosialisasi juga disertai sesi diskusi interaktif guna memperdalam
pemahaman siswa terhadap materi yang telah disampaikan. Selain itu, kegiatan
ditutup dengan kuis edukatif untuk mengukur pemahaman siswa sekaligus
menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan menyenangkan.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Wakil Kepala
Sekolah Bidang Humas, Septian Eka Reniyanto, S.Pd., mengapresiasi pelaksanaan
sosialisasi tersebut. Antusiasme juga ditunjukkan para siswa selama kegiatan
berlangsung.
“Pemberian materinya sangat menarik dan bermanfaat untuk ke depannya.
Diskusi dilakukan secara dua arah sehingga lebih interaktif, ditambah adanya
games yang seru,” ujar salah satu siswa kelas XI.
![]() |
| Dokumentasi Kegiatan |
Searah dengan motto UPN sebagai kampus bela negara kegiatan sosialisasi ini
diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa terhadap bahaya radikalisme serta
pentingnya menjaga sikap toleransi, persatuan, dan keberagaman di lingkungan
sekolah maupun masyarakat. Melalui edukasi sejak dini, generasi muda diharapkan
mampu menjadi pelajar yang kritis, bijak dalam menyaring informasi, serta
memiliki semangat nasionalisme dalam menjaga keutuhan searah dengan motto UPN
sebagai kampus bela negara.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?