![]() |
| Guru besar UMM bidang produksi ternak, Prof. Indah Prihartini menerima penghargaan dari salah satu media massa Jawa Timur di Surabaya (21/4)./dok. UMM |
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM - Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) meraih penghargaan bergengsi pada Selasa (21/4) di Ballroom Grand City, Surabaya.
Penghargaan yang diraih UMM berasal dari Berita Jatim untuk Kategori Sektor Pendidikan dengan sub-kategori Pelopor Edu-Sociopreneurship dan Ekosistem Kampus Mandiri.
Torehan ini menjadi bukti kemampuan UMM dalam memadukan inovasi pendidikan, kemandirian finansial, dan pengabdian masyarakat yang berbuah manis.
Pengakuan dari media tersebut kemudian ditanggapi Prof. Dr. Ir. Indah Prihartini, M.P., IPU., yang menilainya selaras dengan UMM Values yang diusung Kampus Putih.
"Pada dasarnya, keberadaan UMM harus bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Kami merancang program Tri Dharma Perguruan Tinggi yang pendekatannya adalah memanfaatkan inovasi yang kita hasilkan untuk kebermanfaatan umat," ucap Indah pada rilis UMM, Rabu (22/4).
Predikat Ekosistem Kampus Mandiri yang diraih UMM menurutnya bukanlah isapan jempol belaka. Justru, terdapat bukti nyata dari kemandirian energi yang telah diterapkan.
Indah pun memaparkan bahwa UMM telah memfungsikan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) dan panel surya. Inovasi ini terbukti mampu menyuplai 40 hingga 50 persen kebutuhan listrik kampus di malam hari, termasuk penerangan jalan.
Selain energi, UMM juga membangun kemandirian logistik. Kampus ini juga mengelola lahan pertanian sendiri untuk menyuplai kebutuhan pangan sehat seperti sayur dan telur langsung ke Rumah Sakit UMM.
Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS), kemandirian finansial UMM juga ditopang oleh deretan unit bisnis komersial berskala besar.
Saat ini, UMM mengelola tiga hotel beserta restoran, SPBU, bengkel yang rutin menjadi tempat magang siswa SMK, hingga Taman Rekreasi Sengkaling. UMM juga mengelola Rumah Sakit Kelas B yang melayani pasien umum maupun BPJS tanpa diskriminasi pelayanan.
"Keuntungan dari unit-unit usaha ini mensupport operasional UMM. Sekaligus, unit produksi ini menjadi tempat magang anak-anak, sehingga bisnis dapat menopang kampus secara mandiri," ungkapnya.
Menurut Indah, penghargaan ini adalah apresiasi yang wajar mengingat rekam jejak UMM yang masif dalam memberdayakan masyarakat, sejalan dengan semboyan Dari UMM untuk Bangsa.
"Kami bahkan memiliki program yang mendukung pemerintah untuk mengatasi stunting dan kemiskinan ekstrem di NTT. UMM tidak ragu mengeluarkan uang miliaran rupiah untuk membantu ke sana," tegas Prof. Indah untuk menegaskan kiprah sosiopreneur UMM di tingkat nasional. ***
Editor: YAN



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?