Banner Iklan

Senator Lia Istifhama Ucapkan Selamat Hari Lahir ke-66 PMII, Ungkap 3 Harapan Ini

Admin JSN
20 April 2026 | 14.20 WIB Last Updated 2026-04-20T07:20:06Z
Senator DPD RI, Lia Istifhama mengungkap tiga harapannya dalam momentum Hari Lahir ke-66 PMII./dok. Istimewa

SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM - Senator DPD RI Lia Istifhama turut melayangkan pesan ucapan selamat hari jadi ke-66 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) pada Senin, 20 April 2026.

Menurut Senator Lia, momentum ini bukan sekadar perayaan usia, tetapi refleksi atas dedikasi panjang PMII dalam mencetak kader-kader yang berintegritas, berilmu, dan berkomitmen pada nilai keislaman serta keindonesiaan.

Lia mengimbau kepada keluarga besar PMII, untuk memiliki tanggung jawab menjaga marwah organisasi, memperkuat peran intelektual, dan menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Kemudian, ia juga mempunyai tiga harapan saat PMII sudah memasuki usia ke-66 tahun.

"Semoga di usia yang ke-66 ini, PMII semakin kokoh dalam perjuangan, adaptif terhadap perubahan zaman, dan tetap menjadi rumah besar bagi lahirnya pemimpin masa depan," harap Ning Lia, sapaannya.

Ia pun menyematkan slogan PMII dalam pesannya. "Jayalah PMII, terus bergerak dan menggerakkan!"

Ucapan selamat hari lahir ke-66 PMII dari Senator Lia Istifhama.

Menurut laman resmi PMII, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia berdiri pada 17 April 1960 di Surabaya, Jawa Timur.

Organisasi ini didirikan oleh kalangan muda Nahdlatul Ulama (NU) untuk mewadahi mahasiswa Nahdliyin, dengan landasan ideologi Islam Ahlussunnah Wal Jamaah. 

Berdirinya PMII berawal dari keinginan mahasiswa NU untuk memiliki organisasi mandiri yang terpisah dari Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan untuk menampung potensi intelektual mahasiswa NU.

Pendirian PMII diputuskan dalam musyawarah mahasiswa NU di Surabaya pada 14-16 April 1960, yang kemudian melahirkan PMII pada 17 April 1960 yang bertepatan dengan 21 Syawal 1379 H, alias sekitar dua pekan lebih setelah Idulfitri.

Salah satu tokoh sentral dalam pendirian PMII adalah Mahbub Djunaidi yang kala itu menjadi ketua umum pertama.

Usai sempat menjadi badan otonom NU, PMII menetapkan independensinya melalui Deklarasi Murnajati di Lawang, Malang, pada 14 Juni 1972.

Deklarasi ini menegaskan PMII sebagai organisasi kemahasiswaan yang bebas, tidak terikat secara struktural dengan partai politik maupun organisasi kemasyarakatan apa pun. Dan kini, PMII bertahan sebagai salah satu organisasi kemahasiswaan ekstra kampus terbesar di Indonesia. ***

Editor: YAN


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Senator Lia Istifhama Ucapkan Selamat Hari Lahir ke-66 PMII, Ungkap 3 Harapan Ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now