Pasuruan, Rabu (22/04/2026) — Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan bertajuk “Revitalisasi Peran Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) sebagai Mitra Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam Diseminasi Informasi”. Acara ini berlangsung di aula Rumah Makan Pak Majid, Klagen, Pandaan, Kabupaten Pasuruan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Provinsi Jawa Timur Putut Darmawan, SE., MM., Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan Firdaus Handara.S.STP,M.Si, Ketua Forum Focus Group Discussion (FGD) KIM Kabupaten Pasuruan Muhammad Affandi, serta Hadi Sucipto.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan sambutan dari ketua panitia ,Pejabat Pelaksana Tehnis Kegiatan, Sony Nuhmana, S.Kom yang menjelaskan maksud, tujuan dilaksanakannya acara ini dan anggaran yang digunakan.
Dalam sambutannya, Firdaus Handara menyampaikan bahwa berdasarkan hasil koordinasi dengan Ketua FGD, diketahui bahwa Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) di Kabupaten Pasuruan telah lama mengalami kevakuman.
Ia berharap melalui kegiatan ini, KIM dapat kembali aktif dan berkembang di seluruh wilayah Kabupaten Pasuruan. “Minimal satu kecamatan memiliki satu KIM yang aktif,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya komitmen para pengurus untuk menghidupkan kembali komunitas ini sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Selain itu, Firdaus Handara mendorong agar akun-akun media yang dimiliki KIM dapat dikelola secara optimal untuk menyajikan informasi yang akurat terkait potensi desa maupun kecamatan. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap informasi sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi para pengelola konten.
Kegiatan yang dimoderatori oleh Dewi dari Kominfo Kabupaten Pasuruan ini berlangsung interaktif dan dinamis. Materi pertama disampaikan oleh Putut Darmawan yang menjelaskan berbagai regulasi dan pasal terkait pengelolaan informasi masyarakat yang perlu dipahami oleh pengurus KIM.
Sementara itu, pemateri kedua, Hadi Sucipto selaku Ketua KIM Prigen, memaparkan sejumlah kendala yang dihadapi KIM di tingkat desa. Ia menyoroti keterbatasan anggaran pada tahun 2026, di mana pemerintah desa tidak lagi dapat memberikan dukungan penuh akibat adanya program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang menyerap sebagian besar anggaran dana desa.
Dalam paparannya, Hadi Sucipto menegaskan beberapa poin penting peran KIM, antara lain sebagai sarana pemberdayaan dan literasi informasi masyarakat, agen penyaring informasi untuk menangkal hoaks, jembatan komunikasi antara pemerintah dan warga, serta penggerak pengembangan potensi lokal.
Ia juga berharap pemerintah dapat menyediakan data yang valid dan mudah diakses oleh KIM, sehingga dapat diolah dan disajikan kembali kepada masyarakat dalam bentuk yang lebih menarik dan sesuai dengan minat baca publik.
Melalui kegiatan ini, diharapkan KIM dapat kembali berperan aktif sebagai ujung tombak penyebaran informasi yang akurat, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang cerdas dan informatif.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?