Banner Iklan

Penguatan Kader Posyandu Jiwa, Dosen dan Mahasiswa STIKes Maharani Malang Turun Langsung ke Masyarakat Dinoyo

Admin JSN
30 April 2026 | 08.38 WIB Last Updated 2026-04-30T01:38:33Z

Dokumentasi Kegiatan


MALANG | JATIMSATUNEWS.COM – Isu kesehatan mental kini semakin menjadi perhatian di tengah masyarakat perkotaan, termasuk di Kelurahan Dinoyo, Kota Malang. Menjawab tantangan tersebut, dosen dan mahasiswa S1 Keperawatan STIKes Maharani Malang menggelar kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Penguatan Peran Kader Posyandu Jiwa melalui Edukasi dan Pendampingan Kesehatan Mental Masyarakat”.

Kegiatan ini merupakan program edukasi dan pendampingan kesehatan mental yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas kader Posyandu Jiwa sebagai garda terdepan dalam upaya promotif dan preventif di masyarakat. Tidak hanya penyampaian materi, program ini juga dilengkapi dengan pemeriksaan kesehatan fisik serta pembagian buku panduan kader.

Program ini diselenggarakan oleh mahasiswa S1 Keperawatan kelas 4C STIKes Maharani Malang dengan bimbingan Ns. Kurnia Laksana, S.Kep., M.Kep., CH., CHt. Kegiatan ini melibatkan kader Posyandu Jiwa serta masyarakat Kelurahan Dinoyo sebagai peserta utama.
Dokumentasi Kegiatan

Kegiatan dipusatkan di Kelurahan Dinoyo, Kota Malang, yang dipilih karena memiliki dinamika masyarakat perkotaan dengan kompleksitas permasalahan psikososial yang cukup tinggi.

Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan pada Sabtu, 25 April 2026, mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai.

Rendahnya literasi kesehatan mental serta masih kuatnya stigma sosial menjadi hambatan utama dalam penanganan masalah kejiwaan di masyarakat. Kondisi ini mendorong perlunya intervensi berbasis komunitas yang mampu meningkatkan pemahaman sekaligus memperkuat peran kader sebagai pendamping masyarakat.

Kegiatan dilaksanakan secara komprehensif melalui beberapa agenda utama, antara lain:

1.     Edukasi kesehatan jiwa kepada kader dan Masyarakat

2.     Pelaksanaan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan

3.     Pemeriksaan kesehatan (kolesterol dan asam urat)

4.     Pembagian Buku Kader Keperawatan Kesehatan Jiwa sebagai panduan berkelanjutan

Dokumentasi Kegiatan

Selain itu, kegiatan ini juga menekankan kolaborasi antara institusi pendidikan, tenaga kesehatan, dan mitra pendukung guna memastikan keberlanjutan program.

Program ini berhasil meningkatkan pemahaman kader terkait kesehatan mental, yang ditunjukkan dari hasil evaluasi pre-test dan post-test. Antusiasme peserta juga terlihat dari partisipasi aktif dalam diskusi dan pemeriksaan kesehatan.

Lebih dari itu, kegiatan ini juga memberikan dampak  yang signifikan dalam mengurangi stigma terhadap gangguan jiwa di masyarakat. Dengan adanya Buku Kader Keperawatan Kesehatan Jiwa (KKJ), kader diharapkan mampu melakukan deteksi dini serta pendampingan secara berkelanjutan.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa adanya sinergi antara dunia akademik dan masyarakat dapat menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran serta ketahanan kesehatan mental di tingkat komunitas.



Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Penguatan Kader Posyandu Jiwa, Dosen dan Mahasiswa STIKes Maharani Malang Turun Langsung ke Masyarakat Dinoyo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now