Banner Iklan

Pelepasan Mahasiswa Asistensi Mengajar FITK UIN Malang di Ma’had Tahfidz Ihya Al-Ahmadi Berlangsung Khidmat

M. Kholilur Rohman
28 April 2026 | 21.48 WIB Last Updated 2026-04-28T14:48:14Z

 

Foto: Dokumentasi bersama

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM – Kegiatan pelepasan mahasiswa program Asistensi Mengajar di Ma’had Tahfidz Ihya Al-Ahmadi berlangsung dengan penuh khidmat pada pagi hari tanggal 27 April 2026. Acara ini dihadiri oleh para ustadz dan ustadzah, jajaran pimpinan MIA, serta seluruh mahasiswa asistensi yang telah menyelesaikan masa pengabdian mereka dilaksanakan di bilik diwan.

Kegiatan dibuka dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan kedekatan yang telah terjalin antara mahasiswa dan pihak ma’had selama program berlangsung. Dalam sambutannya, perwakilan pimpinan MIA menyampaikan apresiasi atas dedikasi mahasiswa dalam membantu proses pembelajaran di lingkungan ma’had.

Sebagai bentuk perpisahan, mahasiswa Asistensi Mengajar menampilkan beberapa persembahan yang menyentuh hati, di antaranya lagu “Qolbi Fil Madinah” dan “Sampai Jumpa”. Penampilan tersebut berhasil menghadirkan suasana haru di antara para hadirin. Selain itu, mahasiswa juga menyerahkan plakat kenang-kenangan dari UIN sebagai simbol terima kasih atas kesempatan dan pengalaman berharga yang telah diberikan oleh pihak Ma’had Tahfidz Ihya Al-Ahmadi.

Sebagai bentuk penghargaan, pihak MIA turut memberikan sijil (sertifikat) serta souvenir kepada para mahasiswa asistensi. Pemberian ini menjadi tanda apresiasi atas kontribusi dan kerja keras mereka selama menjalankan tugas. Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama, dengan harapan agar silaturahmi tetap terjaga dan para mahasiswa dapat terus mengamalkan ilmu serta pengalaman yang telah diperoleh di masa mendatang.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pelepasan Mahasiswa Asistensi Mengajar FITK UIN Malang di Ma’had Tahfidz Ihya Al-Ahmadi Berlangsung Khidmat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?