![]() |
| Potret Kader-kader Fatayat NU di Kabupaten Ngawi yang merayakan Harlah ke-76 di Taman Sukarno. Giat ini merupakan program PCFNU Kabupaten Ngawi.(Foto:Dok,Qony) |
NGAWI | JATIMSATUNEWS.COM
PAC Fatayat NU Widodaren Ngawi merasakan berkah selamat, sepulang dari acara "Senam Bersama" Spesial Harlah ke-76 Fatayat NU yang diadakan oleh PCFNU Ngawi (25/04/2026).
Menariknya, terdapat kejadian tidak masuk akal yang dinilai menyelamatkan pada Sabtu siang (25/04/2026) di depan Monumen Suryo, dialami oleh rombongan Mbakyu PAC Fatayat NU Widodaren.
"Momen hari ini sangat menyentuh hati dan sangat tidak masuk akal, terkait kejadian tadi siang. Di mana kita yang ada di mobil— satu elf dilindungi Mbah Hasyim Asy'ari, saat ada tilang polisi. Malah kita dikira sebagai anak pondok! Memang benar ,tidak salah kita santrinya Mbah Hasyim Asy'ari," tutur Siti Solekhah Ketua PAC Fatayat NU Widodaren Ngawi.
Hal ini selaras dengan pemahaman atau tradisi warga Nahdliyin, di mana berkhidmah menjadi sebuah refleksi dari mensyukuri nikmat yang telah diberikan, serta meneruskan perjuangan para ulama atau muasis NU terdahulu.
"Kita bisa sedikit mengambil kejadian hari ini, yang tidak bisa di ungkapkan dengan kata-kata. Intinya kalau kita punya niat baik dan berkhidmat dengan tulus ikhlas, Inyaallah kita akan dijaga oleh Mbah Yai Hasyim Asy'ari itu memang nyata adanya. Salam sehat dan kompak, ikhlas berkhidmat semangat dalam NU," tandas istri dari Nur Mahali tersebut tanpa tersirat ragu dalam kata-katanya.
Sebanyak 15 kader PAC Fatayat NU Widodaren bergabung dengan 18 PAC lain, mengikuti perayaan Harlah ke-76 "Senam Bersama" yang diadakan oleh PCFNU Kabupaten Ngawi di Taman Sukarno pada Sabtu pagi (25/042026).
![]() |
| Potret kader Fatayat NU Widodaren Ngawi yang mengikuti kegiatan Senam Bersama di Taman Sukarno pada Sabtu pagi.(25/04/2026) |
Dalam giat acara Senam Bersama Spesial Harlah Fatayat NU Kabupaten Ngawi, GarfaNU Ngawi juga mengawal acara. Terdapat Puji Astuti yang merupakan GarfaNU ranting Sidolaju atau dari PAC Widodaren dan Erna Triutami dari PAC Padas.
Semangat berkhidmat menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Nahdliyin, terutama kader-kader Fatayat yang berkomitmen untuk selalu siap "Berdaya, Berdampak, dan Mendunia." dalam refleksi Harlah ke-76 tahun 2026 kali ini.
Selanjutnya keselamatan yang dialami oleh PAC Fatayat NU Widodaren Ngawi menjadi sebuah refleksi, kejadian yang
tidak lepas dari barokahnya "derek khidmah di NU" atau menjadi santrinya Mbah Hasyim Asy'ari. Wallahua'lam bi showab.(Qony)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?