![]() |
| KAI Daop 7 Madiun minta maaf atas kelambatan pelayanan transportasi KA imbas dari tragedi di Daop Jakarta./dok. PT KAI |
MADIUN | JATIMSATUNEWS.COM - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat dan pelanggan setia kereta api atas gangguan perjalanan yang terjadi.
Hal ini merupakan dampak dari adanya insiden operasional di wilayah Stasiun Bekasi Timur, Daerah Operasi 1 Jakarta pada Senin (27/4) malam.
Kejadian tersebut berimbas pada jadwal perjalanan kereta api, termasuk beberapa kereta api jarak jauh yang menuju dan berangkat dari wilayah Daop 7 Madiun.
Gangguan tersebut mengakibatkan sejumlah jadwal perjalanan KA mengalami kelambatan yang cukup tinggi, bahkan berdampak pada pembatalan beberapa jadwal perjalanan tertentu guna menormalkan kembali sirkulasi perjalanan kereta api.
Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menyatakan bahwa KAI sangat menyesalkan kondisi ini dan memahami ketidaknyamanan yang dialami oleh para pelanggan.
"Kami memohon maaf atas kendala operasional yang terjadi di lintas Bekasi Timur. Saat ini petugas di lapangan terus berupaya melakukan percepatan normalisasi jalur sekaligus rekayasa pola operasi KA agar perjalanan KA dapat kembali sesuai jadwal," ujar Tohari.
![]() |
| Informasi dari PT KAI usai kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur (27/4)./dok. PT KAI |
Berikut daftar KA yang mengalami kelambatan tinggi, update pada pukul 06.30 WIB:
1. KA 270 Matarmaja relasi Pasarsenen-Malang posisi Stasiun Baron lambat 466 menit;
2. KA 162 (Bangunkarta) Relasi Pasarsenen-Jombang Posisi Yogyakarta (Daop 6) lambat 630 menit. Estimasi tiba di Jombang 10.22 WIB
3. KA 38 (Brawijaya) Relasi Gambir-Malang Posisi Blitar lambat 261 menit
4. KA 152 (Brantas) Relasi Pasarsenen-Blitar Posisi Kuripan (Daop 4) Lambat 657 menit. Estimasi tiba di Blitar pukul 14.17 WIB
5. KA 246B (Majapahit) Relasi Pasarsenen-Malang Posisi Larangan (Daop 4) Lambat 541 menit
6. KA 252B (Jayakarta) Relasi Pasarsenen-Surabaya Gubeng Posisi Langen (Daop 3) Lambat 573 menit
7. KA 36 (Gajayana) Relasi Gambir-Malang Posisi Larangan (Daop 3) Lambat 509 menit
8. KA 150 (Singasari) Relasi Pasarsenen-Blitar Posisi Cilegeh (Daop 3) lambat 387 menit. Estimasi tiba di Blitar 17.57 WIB.
Sebagai bentuk kompensasi dan tanggung jawab atas ketidaknyamanan yang terjadi, KAI memberikan Service Recovery kepada pelanggan yang terdampak kelambatan tinggi.
Pemberian Service Recovery ini dilakukan di stasiun maupun di atas kereta api sesuai dengan aturan yang berlaku, berupa pemberian minuman hingga makanan berat sesuai dengan durasi keterlambatan.
Bagi pelanggan yang memilih untuk membatalkan perjalanannya akibat dampak ini, KAI juga memfasilitasi pengembalian bea tiket (refund) sebesar 100% (di luar biaya pesan) di loket stasiun yang ditunjuk.
KAI terus berkomitmen untuk senantiasa mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan dalam setiap perjalanan kereta api. Evaluasi secara menyeluruh akan terus dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang kembali demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. (Dny/Hum)
Editor: YAN




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?