Banner Iklan

Hangatnya Jamuan Wali Santri Maahad Tahfiz Ihya’ Al-Ahmadi di Ipoh, Mahasiswa UIN Malang Eksplor Budaya Malaysia

M. Kholilur Rohman
10 April 2026 | 20.19 WIB Last Updated 2026-04-10T13:19:37Z

 

Foto: Jamuan Wali Santri Maahad Tahfiz Ihya' Al-Ahmadi

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM - Sepuluh mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang tergabung dalam Grup Dasavartha mengikuti Jamuan Raya di rumah salah satu wali santri Maahad Tahfiz Ihya’ Al-Ahmadi (MIA), pada Kamis (05) kemarin.

Kegiatan itu merupakan bagian dari rangkaian pengalaman mereka sebagai peserta International Internship Program yang difasilitasi oleh International Office and Student Affairs (IOSA) FITK UIN Malang. Usai menjalani petualangan fisik di Gua Tempurung, Gopeng pada pagi harinya, rombongan melanjutkan agenda dengan menikmati kehangatan budaya masyarakat Malaysia di Kota Ipoh, Perak.

Rombongan yang terdiri dari mahasiswa, ustadz, ustadzah, serta santri MIA tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 waktu setempat. Mereka disambut hangat oleh tuan rumah dalam suasana penuh kekeluargaan khas tradisi “open house” di bulan Syawal. Rumah wali santri tersebut menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan berbagai latar belakang dalam suasana santai dan akrab. Para tamu dipersilakan menikmati hidangan yang telah disiapkan sebagai bentuk penghormatan dan kebersamaan.

Salah satu hidangan yang menjadi pusat perhatian adalah nasi briyani lengkap dengan ayam oven dan daging kambing oven. Aroma rempah yang khas serta cita rasa yang kaya membuat para mahasiswa terkesan.

“Rasanya luar biasa, sangat berbeda dan istimewa. Ini pengalaman kuliner yang tidak terlupakan,” ujar Muhammad Sulaiman Jazuli, salah satu anggota Dasavartha.

Selain menikmati hidangan, mahasiswa juga memanfaatkan momen ini untuk berinteraksi, berbagi cerita, dan mempererat hubungan dengan keluarga besar MIA di luar suasana formal pembelajaran.

Jamuan Raya ini tidak hanya menjadi ajang makan bersama, tetapi juga sarana pembelajaran budaya dan penguatan nilai ukhuwah. Kehangatan sambutan dari tuan rumah memberikan kesan mendalam bagi para mahasiswa, yang merasa diterima layaknya keluarga sendiri.

Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, Grup Dasavartha kembali ke Maahad dengan hati penuh syukur dan semangat baru untuk melanjutkan tugas asistensi mengajar. Pengalaman ini menjadi bagian penting dari perjalanan mereka dalam memahami kehidupan, budaya, dan nilai kebersamaan di kancah internasional.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Hangatnya Jamuan Wali Santri Maahad Tahfiz Ihya’ Al-Ahmadi di Ipoh, Mahasiswa UIN Malang Eksplor Budaya Malaysia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now