PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM
Pasuruan – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun 2026 yang dilaksanakan di Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, resmi ditutup melalui sebuah upacara yang berlangsung khidmat di Lapangan Desa Wonosari, Rabu (11/02/2026).
Kegiatan penutupan TMMD tersebut dihadiri oleh Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota dan Kabupaten Pasuruan. Selain itu, turut hadir pula jajaran TNI-Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta warga Desa Wonosari yang selama ini turut berpartisipasi dalam menyukseskan program TMMD.
Upacara penutupan TMMD ke-127 ini dipimpin langsung oleh Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin sebagai Inspektur Upacara. Dalam amanatnya, Pangdam menyampaikan bahwa program TNI Manunggal Membangun Desa merupakan salah satu bentuk nyata kemanunggalan antara TNI dan rakyat yang diwujudkan melalui kerja sama dalam percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.
Menurutnya, TMMD tidak hanya menjadi program pembangunan infrastruktur semata, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat serta meningkatkan semangat gotong royong dalam membangun desa.
“Program TMMD merupakan wujud nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kegiatan ini, TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat bahu-membahu membangun desa guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan,” ujar Pangdam dalam amanatnya.
Selama pelaksanaan TMMD ke-127 di Desa Wonosari, berbagai kegiatan baik fisik maupun nonfisik telah berhasil dilaksanakan. Sasaran fisik yang menjadi prioritas dalam program ini antara lain pembangunan dan perbaikan infrastruktur desa seperti jalan desa, sarana umum, serta fasilitas penunjang lainnya yang diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Selain pembangunan fisik, kegiatan nonfisik juga menjadi bagian penting dari program TMMD. Berbagai penyuluhan dan sosialisasi diberikan kepada masyarakat, di antaranya penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, pertanian, serta edukasi terkait pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan nonfisik tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Komandan Kodim 0819/Pasuruan Letkol Inf Boga Bramiko, M.Han., dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung suksesnya pelaksanaan program TMMD ke-127 di Desa Wonosari.
Ia menyebutkan bahwa keberhasilan program TMMD tidak lepas dari sinergi yang baik antara TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, serta partisipasi aktif masyarakat yang turut membantu pelaksanaan berbagai kegiatan selama program berlangsung.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan TMMD ini, baik dari pemerintah daerah, instansi terkait, maupun masyarakat yang telah berpartisipasi aktif. Semoga hasil pembangunan yang telah dicapai dapat dirawat dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia berharap berbagai hasil pembangunan yang telah terwujud melalui program TMMD dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Wonosari serta mampu mendorong peningkatan kesejahteraan warga.
Dengan berakhirnya kegiatan TMMD ke-127 Tahun 2026 ini, diharapkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat akan terus terjalin dengan baik. Kerja sama yang solid tersebut diharapkan dapat terus mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Pasuruan.
Program TMMD sendiri merupakan salah satu program terpadu antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat yang dilaksanakan secara berkelanjutan dengan tujuan mempercepat pembangunan di daerah tertinggal, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai kekuatan utama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.(SF)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?