![]() |
| Senator DPD RI, Lia Istifhama mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menggunakan layanan 110 ketika mengalami kendala selama perjalanan mudik lebaran 2026./dok. Istimewa |
SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM - Senator DPD RI Komite III, Lia Istifhama mengimbau pemudik untuk memanfaatkan layanan darurat 110 ketika mengalami kendala dalam perjalanan mudik Lebaran Idulfitri 2026.
Apalagi, arus mudik Lebaran Idul Fitri 2026 berpotensi tetap tinggi, dengan perkiraan maksimalnya bisa mencapai sekitar 155 juta menurut rilis Media Hub Polri.
Melihat tradisi mudik Hari Raya Idul Fitri yang sering menghasilkan kepadatan lalu-lintas dibanding hari-hari biasa, maka Anggota DPD RI Lia Istifhama turut mengimbau kepada masyarakat untuk bijak dalam berkendara dan patuh terhadap peraturan lalu-lintas serta arahan dari kepolisian di lapangan.
Imbauan ini tidak lepas dari tradisi mudik masyarakat Indonesia yang juga mayoritas sering menggunakan jalur darat dan dengan kendaraan pribadi. Maka, Senator Lia mengimbau pemudik untuk tidak ragu untuk menggunakan layanan 110 jika mengalami kendala di tengah perjalanan.
Salah satu fasilitas penting yang bisa dimanfaatkan masyarakat selama mudik lebaran adalah layanan darurat 110 milik Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Layanan ini disediakan untuk membantu masyarakat yang mengalami berbagai kendala di perjalanan, mulai dari kondisi darurat hingga kebutuhan bantuan mendesak di lapangan.
"Mobilitas masyarakat saat Lebaran selalu meningkat. Karena itu pemudik harus mempersiapkan perjalanan dengan baik. Jika ada kendala di jalan, jangan panik, segera hubungi layanan 110 agar bisa segera dibantu oleh petugas," ungkap Lia di Surabaya (14/3).
Senator yang akrab disapa Ning Lia ini menjelaskan, layanan tersebut dapat digunakan untuk melaporkan berbagai situasi yang membutuhkan penanganan cepat. Mulai dari kecelakaan lalu lintas, kemacetan yang menghambat perjalanan, hingga potensi tindak kriminal yang bisa terjadi di tengah ramainya arus mudik.
Pemudik juga dapat menghubungi layanan tersebut ketika menghadapi masalah teknis pada kendaraan atau membutuhkan kehadiran aparat di lokasi tertentu.
Ning Lia juga mengingatkan pentingnya kesiapan kendaraan sebelum memulai perjalanan jarak jauh. Pemeriksaan kondisi mesin, rem, serta kelengkapan kendaraan dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah risiko yang tidak diinginkan di jalan.
Ia turut menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik selama perjalanan. Pengemudi diminta tidak memaksakan diri jika sudah merasa lelah dan dianjurkan memanfaatkan rest area untuk beristirahat.
"Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Jangan memaksakan diri jika lelah, manfaatkan rest area yang tersedia, dan jika membutuhkan bantuan segera hubungi 110," lanjut senator yang identik dengan tagline Cerdas Inovatif dan Kreatif (Cantik) ini.
Perjalanan mudik yang aman, menurut Lia, tidak hanya bergantung pada kesiapan aparat di lapangan, tetapi juga pada kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga keselamatan bersama. Inilah mengapa, ia mengimbau masyarakat untuk tetap bijak berlalu-lintas selama mudik Lebaran 2026. ***
Editor: YAN



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?