Banner Iklan

Pedro, Putra H Decky Mengikuti Jejak Ayah Bunda, Dermawan Hingga Dijuluki Sang Raja

Anis Hidayatie
14 Maret 2026 | 18.32 WIB Last Updated 2026-03-14T11:35:02Z


Pedro, Putra H Decky Mengikuti Jejak Ayah Bunda, Dermawan Hingga Dijuluki Sang Raja 

PASURUAN  | JATIMSATUNEWS.COM: Ramadan, menjadi tradisi bagi keluarga Kasatreskrim Polresta Pasuruan Kota terus berbagi, tak tanggung tanggung kebiasaan ini mengusung pula anak dan Istri. Nampak sang putra  Pedro Dahna Satria Prakasa  dan istri H. Fitri selalu terlihat dalam kegiatan berbagi kepada lebih dari 200 yatim termasuk yang dilakukan di Cafenya, Cesa Little Garden di Taman Dayu Pandaan, Sabtu 14 Maret 2026.

Terkhusus Pedro, menurut ibundanya H. Fitri dirinya sampai dikenal sebagai sosok muda yang dermawan hingga mendapat julukan “Raja Berbagi” dari para gurunya di sekolah.

“Saya hanya berusaha memberikan teladan. Alhamdulillah anak saya bisa mengikuti jejak itu. Bahkan sampai-sampai gurunya di Al Hikmah menjulukinya ‘Raja Berbagi’,” ungkap H. Fitri bahagia.

Pedro lahir di Surabaya pada 20 Februari. Saat ini ia sedang menempuh pendidikan di Universitas Surabaya (Ubaya) semester dua pada jurusan Hukum. Riwayat pendidikannya juga cukup panjang dan beragam, dimulai dari TK Al Uswah Surabaya, kemudian SDN Margorejo 1 Surabaya, SMPN 13 Surabaya, hingga menamatkan pendidikan menengah di Al Hikmah Boarding School Batu, sebuah sekolah berbasis Islam internasional.

Sejak kecil, Pedro sudah terbiasa melihat aktivitas sosial yang dilakukan oleh kedua orang tuanya. Sang ayah, H. Decky, bersama ibunya H. Fitri, dikenal aktif melakukan kegiatan berbagi kepada masyarakat, khususnya saat bulan Ramadan.

Menurut H. Decky, kegiatan berbagi ini telah menjadi tradisi keluarga yang sudah dilakukan selama puluhan tahun, terutama di kampung halamannya di kawasan Keraton, Tambakrejo.

“Kegiatan ini biasa kami lakukan setiap Ramadan. Di akhir Ramadan kami berbagi rezeki di kampung saya sendiri di Keraton, tepatnya Desa Tambakrejo. Biasanya sekitar 300 sampai 400 anak yang kami ajak, termasuk anak-anak yatim dari sekitar Desa Tambakrejo, Sukorejo, bahkan sampai Sidoarjo dan Surabaya,” jelas H. Decky.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut bukan sekadar berbagi bantuan, tetapi juga menjadi sarana menjaga hubungan silaturahmi dengan masyarakat yang telah dikenal sejak lama.

“Kami sudah puluhan tahun punya kedekatan dengan masyarakat di sana. Jadi kegiatan ini juga sebagai bentuk silaturahmi dan kepedulian. Insya Allah tradisi ini akan terus berlanjut, mohon doanya agar ke depan bisa berbagi lebih banyak lagi,” tambahnya.


Semangat berbagi itu rupanya menular kepada Pedro. Ia mengaku sejak kecil sudah dibiasakan oleh sang ibunda untuk tidak ragu membantu orang lain, meskipun dalam bentuk kecil.

Di lingkungan sekolah, Pedro kerap membantu teman atau adik kelas yang sedang mengalami kesulitan. Hal itu membuat para guru di sekolahnya menjulukinya sebagai “Raja Berbagi”.

“Saya memang sudah dibiasakan oleh ibu untuk memberi. Walaupun sedikit, kalau dilakukan terus lama-lama akan menjadi banyak,” ujar Pedro.

Ia juga berpesan kepada generasi muda agar tidak ragu melakukan kebaikan sekecil apa pun.

“Biasakan melakukan kebaikan. Walaupun kecil, dampaknya di masa depan bisa luar biasa,” pesannya.

H. Decky mengaku bangga melihat putranya mengikuti jejak kepedulian sosial yang selama ini ia dan istrinya tanamkan dalam keluarga.

Bagi keluarga ini, berbagi bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan tradisi dan nilai kehidupan yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pedro, Putra H Decky Mengikuti Jejak Ayah Bunda, Dermawan Hingga Dijuluki Sang Raja

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now