foto bersama sebelum Salim salaman
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala SMAN 1 Turen, Bapak Agus Harianto. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Forum Korpokim serta para Purna Tugas yang pernah mendedikasikan pengabdiannya di sekolah tersebut. Kehadiran para purna tugas ini menambah kekhidmatan acara sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah panjang perjalanan sekolah.
Transformasi Menuju Sekolah Pariwisata Dalam sambutannya, Bapak Agus Hiriyanto membawa kabar strategis mengenai arah masa depan sekolah. Beliau memaparkan penambahan visi baru yang ambisius, yakni menjadikan SMA Negeri 1 Turen sebagai Sekolah Pariwisata Berbasis Adiwiyata.
"Visi ini bukan sekadar cita-cita, melainkan langkah nyata yang sudah mulai kita wujudkan. SMAN 1 Turen berkomitmen menggabungkan pelestarian lingkungan dengan potensi kreatif di sektor pariwisata," ujar Kepala Sekolah Agus di hadapan para undangan.
Inovasi LIWIDA dan Kemandirian Siswa Sebagai wujud konkret dari visi tersebut, sekolah telah meluncurkan program LIWIDA (Literasi Wisata Daerah). Program ini bertujuan membekali siswa dengan pemahaman mendalam mengenai potensi wisata lokal yang dikemas dalam karya literasi.
Selain itu, SMAN 1 Turen terus memperkuat Program Double Track yang telah berjalan. Melalui program ini, siswa tidak hanya belajar teori akademik, tetapi juga dibekali keterampilan terapan yang mampu menghasilkan produk-produk bernilai ekonomi tinggi untuk menunjang sektor pariwisata daerah.
Menyatukan Hati dan Fitrah Sesuai dengan tema yang diusung, kegiatan Halalbihalal ini diharapkan mampu menyatukan kembali hati dan fitrah seluruh elemen sekolah. Sinergi antara manajemen sekolah, guru, komite, hingga purna tugas menjadi kunci utama dalam mewujudkan target SMAN 1 Turen ke depan di usia yang ke-35 tahun ini.
Acara ditutup dengan sesi ramah tamah dan doa bersama sebagai simbol dimulainya langkah baru sekolah menuju institusi pendidikan berbasis wisata dan lingkungan.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?