Jelang Lebaran, DPD RI Lia Istifhama Perkuat Silaturahmi Bersama Muslimat NU Wonocolo
SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM: Detik detik jelang Lebaran dimanfaatkan Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, M.E.I., untuk melakukan kunjungan daerah pemilihan (dapil) sekaligus mempererat silaturahmi dengan masyarakat. Salah satunya melalui pertemuan hangat bersama jajaran Muslimat NU Wonocolo di SD Taquma, Surabaya, Kamis (19/3/2026).
Kegiatan bertajuk “Jalin Ukhuwah Raih Berkah” ini berlangsung penuh kekeluargaan, mencerminkan semangat Idul Fitri sebagai ajang memperkuat persaudaraan (ukhuwah) dan kebersamaan antar elemen masyarakat.
Dalam kunjungan dapil tersebut, Lia Istifhama tidak hanya bersilaturahmi, tetapi juga menyerap langsung aspirasi masyarakat, khususnya dari kalangan Muslimat NU dan pengelola lembaga pendidikan di wilayah Wonocolo.
Pertemuan ini dihadiri sejumlah tokoh masyarakat dan pendidikan, di antaranya KH Muhaimin (Anggota DPRD Surabaya), KH Abdul Kholiq Nur, KH Ahmad Syarif, Haji Zaini, Nyai Fatimah, Nur Rohmatul Izza (Kepala SD Taquma), Dra. Hj. Mahmudah (Penasehat PAC Muslimat NU Wonocolo), Hj. Artika Nur Farida (Ketua PAC Muslimat NU Wonocolo), serta Bu Nyai Syukron Djozilan bersama jajaran pengurus Muslimat NU Wonocolo.
Suasana silaturahmi Lebaran terasa kental, diwarnai dialog interaktif mengenai penguatan lembaga pendidikan, musala, serta langgar yang menjadi pusat aktivitas keagamaan masyarakat. Para peserta berharap adanya dukungan konkret, khususnya dalam hal pendataan, pembinaan, dan pengembangan program keumatan.
Ning Lia mengapresiasi peran aktif Muslimat NU dalam membangun ketahanan sosial dan pendidikan di tingkat akar rumput. Menurutnya, momentum Lebaran menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat hubungan emosional sekaligus menyatukan visi pemberdayaan masyarakat.
“Silaturahmi di momen Idul Fitri ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah dan menyerap aspirasi masyarakat secara langsung,” ujar Keponakan Gubernur Jawa Timur Khofifah tersebut.
Ning Lia itu juga mengingatkan bahwa jabatan hanyalah amanah yang bersifat sementara. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya memanfaatkan setiap kesempatan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
“Yang kita miliki hari ini adalah kesempatan untuk berbuat kebaikan. Maka dari itu, mari kita gunakan untuk saling mendukung dan memperjuangkan kemaslahatan umat,” tegasnya.
Putri tokoh NU Jawa Timur, KH Maskur Hasyim tersebut juga membuka ruang kolaborasi program pemberdayaan, khususnya yang melibatkan perempuan dan lembaga pendidikan berbasis masyarakat.
Menurutnya, sinergi antara tokoh masyarakat, organisasi keagamaan seperti Muslimat NU, dan lembaga pendidikan menjadi kunci dalam menciptakan pembangunan sosial yang berkelanjutan.
“Muslimat NU memiliki peran strategis dalam pemberdayaan perempuan dan keluarga. Jika kita bergerak bersama, dampaknya akan jauh lebih luas dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.
Kunjungan dapil yang dibalut dengan silaturahmi Lebaran ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara wakil daerah dan masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam membangun kesejahteraan umat di Jawa Timur. (ANS)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?