DPRD Kota Malang Dr. Suyadi Sosialisasi MBG di SD IGS, Kisah Tertawa Ada Menu Kelapa 1 Butir
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Anggota DPRD Kota Malang, Dr. Suyadi, menggelar sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama wali murid di Aula SD Islamic Global School pada Sabtu (6/3/2026) pukul 09.00 WIB. Kegiatan tersebut dihadiri para orang tua siswa untuk membahas kesiapan pelaksanaan program MBG di lingkungan sekolah.
Dalam pertemuan tersebut, Suyadi menyampaikan dukungannya terhadap program MBG yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi bagi siswa. Meski demikian, ia menegaskan bahwa pelaksanaannya di SD IGS tetap perlu mempertimbangkan kondisi sekolah serta aspirasi para wali murid.
Menurutnya, SD Islamic Global School sebenarnya sudah memiliki sistem penyediaan makanan sendiri melalui dapur sekolah atau Dapur IGS sebelum adanya program MBG.
“Saya mendukung program MBG, tetapi tetap kita kembalikan dulu bagaimana pandangan wali murid. Karena di Islamic Global School sebelum ada MBG sebenarnya sudah ada dapur sendiri, yaitu Dapur IGS,” ujarnya.
Suyadi juga menyampaikan bahwa mulai Senin mendatang sekolah tersebut direncanakan sudah mulai menerima program MBG dari SPPG Bandungrejosari.
“Insya Allah mulai hari Senin SD Islamic Global School sudah menerima MBG dari SPPG Bandungrejosari,” jelasnya.
Dalam suasana diskusi yang santai, Suyadi juga berbagi pengalaman unik terkait menu MBG yang pernah ia lihat. Cerita tersebut bahkan membuat suasana sosialisasi menjadi lebih cair karena disampaikan dengan nada bercanda.
Ia mengaku pernah meminta contoh menu MBG untuk mengetahui seperti apa makanan yang akan diterima siswa. Untuk bulan Ramadan misalnya, terdapat menu buah, kue, dan susu.
“Saya pernah minta diberikan sampel menu. Untuk bulan puasa ada buah, kue, dan susu. Tapi pernah juga saya lihat keponakan saya dapat menu kelapa satu butir utuh, kelapa yang kuning gading itu. Itu membuat saya tertawa,” ungkapnya.
Menurutnya, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa variasi menu di lapangan masih perlu penyesuaian agar lebih praktis dan sesuai bagi siswa.
Selain itu, ia juga sempat menyinggung adanya perbedaan menu antara guru dan siswa dalam beberapa pelaksanaan program MBG.
“Ada juga menu yang dibedakan antara guru dan siswa,” tambahnya.
Melalui sosialisasi ini, Suyadi berharap komunikasi antara pihak sekolah, pemerintah, dan wali murid dapat berjalan baik sehingga implementasi program MBG dapat berlangsung efektif tanpa mengabaikan sistem yang sudah berjalan di sekolah.
Pertemuan tersebut juga menjadi forum bagi para wali murid untuk menyampaikan masukan terkait pelaksanaan program MBG di SD Islamic Global School agar ke depan program tersebut dapat memberikan manfaat maksimal bagi para siswa. Ans



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?