Banner Iklan

DPD RI Lia Istifhama Sampaikan Pentingnya Penguatan Demokrasi dalam FGD Badan Pengkajian MPR

Anis Hidayatie
15 Maret 2026 | 04.51 WIB Last Updated 2026-03-14T21:52:04Z


DPD RI Lia Istifhama Sampaikan Pentingnya Penguatan Demokrasi dalam FGD Badan Pengkajian MPR

JAKARTA | JATIMSATUNEWS.COM: Focus Grup Discussion MPR RI, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI akrab dipanggil Lia Istifhama turut ambil bagian. FGD yang digelar oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia melalui Badan Pengkajian. Forum ini membahas upaya penguatan demokrasi serta kedaulatan rakyat sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. 

FGD tersebut mempertemukan para anggota MPR RI, akademisi, dan pakar politik untuk mendiskusikan berbagai tantangan demokrasi Indonesia pascareformasi. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pandangan, gagasan, dan tanggapan yang bertujuan merumuskan rekomendasi strategis bagi penguatan sistem demokrasi di Tanah Air. 

Ketua Kelompok I Badan Pengkajian MPR RI, Yasonna H. Laoly, menegaskan bahwa fenomena “slipping down democracy” atau penurunan kualitas demokrasi meskipun sistem politik tampak stabil menjadi perhatian serius. Menurutnya, kondisi ini tidak boleh dianggap sepele karena dapat berdampak pada masa depan kehidupan berbangsa.

Dalam sesi tanggapan, DPD RI Lia Istifhama menilai peringatan mengenai potensi kemunduran demokrasi harus disikapi secara serius oleh seluruh elemen bangsa. Ia menegaskan bahwa isu tersebut memiliki relevansi besar terhadap keberlanjutan demokrasi Indonesia.

“Jika disampaikan adanya ancaman kemunduran demokrasi, maka ini bukan persoalan ringan. Relevansinya sangat besar bagi masa depan demokrasi kita,” ujarnya. 

Senator yang akrab disapa Ning Lia itu juga menyoroti sejumlah tantangan demokrasi, salah satunya tingginya biaya politik yang dinilai tidak selalu sebanding dengan kualitas representasi politik. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi refleksi penting bagi perbaikan sistem politik ke depan. 

Selain itu, forum diskusi juga menelaah pentingnya memperkuat partisipasi publik serta memastikan bahwa praktik demokrasi benar-benar mencerminkan prinsip kedaulatan rakyat sebagaimana amanat konstitusi.

 Hasil FGD ini diharapkan menjadi bahan rekomendasi bagi MPR RI dalam merumuskan arah penguatan demokrasi Indonesia secara lebih substantif dan berkelanjutan. 

Dengan adanya forum kajian seperti ini, diharapkan demokrasi Indonesia tidak hanya berjalan secara prosedural, tetapi juga mampu menghadirkan sistem politik yang lebih representatif, inklusif, dan berpihak pada kepentingan rakyat. ANS 


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • DPD RI Lia Istifhama Sampaikan Pentingnya Penguatan Demokrasi dalam FGD Badan Pengkajian MPR

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now