DPD RI Lia Istifhama Puji Investasi Jatim Melonjak di Tengah Geopolitik Panas, 347 Ribu Tenaga Kerja Terserap
SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM: Di tengah dinamika geopolitik global yang semakin memanas, Provinsi Jawa Timur justru menunjukkan performa ekonomi yang mengesankan. Realisasi investasi yang melampaui target berhasil menjadi angin segar, terutama dengan dampak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja.
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Lia Istifhama, menilai capaian ini sebagai sinyal kuat bahwa Jawa Timur memiliki ketahanan ekonomi yang solid sekaligus daya saing tinggi di kancah nasional maupun global.
“Alhamdulillah, dengan kenaikan investasi yang melebihi target serta penyerapan hingga 347.000 tenaga kerja, ini merupakan kabar baik. Jawa Timur mampu menunjukkan diri sebagai bagian penting dalam perdagangan global,” ujar Lia, Rabu (18/03/2026).
Menurutnya, angka penyerapan tenaga kerja tersebut sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Timur Dyah Wahyu Ermawati 17/3/2026 menjadi indikator nyata bahwa geliat ekonomi di Jawa Timur tetap stabil, bahkan mampu tumbuh di tengah ketidakpastian global yang dipicu oleh tensi geopolitik internasional.
Senator yang akrab disapa Ning Lia itu juga menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari meningkatnya kepercayaan investor, baik domestik maupun asing, terhadap iklim investasi di Jawa Timur. Hal ini sekaligus memperkuat posisi provinsi tersebut sebagai salah satu motor penggerak ekonomi nasional.
Menariknya, peningkatan investasi ini terjadi bertepatan dengan momentum Ramadan hingga Syawal. Lia menilai, suasana penuh berkah tersebut turut memberikan energi positif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Momentum Ramadan dan Syawal ini semoga membawa berkah, termasuk dalam menurunkan angka pengangguran dan menciptakan investasi yang sehat,” lanjutnya.
Lebih jauh, Lia menyampaikan bahwa keberhasilan Jawa Timur dalam menjaga stabilitas ekonomi tidak hanya berdampak pada sektor finansial, tetapi juga meningkatkan optimisme masyarakat terhadap masa depan.
Ia menekankan bahwa kreativitas dan kecerdasan masyarakat Jawa Timur menjadi faktor kunci dalam menghadapi tantangan global. Di tengah tekanan geopolitik yang menghangat, masyarakat dinilai mampu beradaptasi dan terus berinovasi.
“Di tengah geopolitik yang menghangat, Jawa Timur tetap cerdas dan adaptif. Insyaallah, kekuatan ini akan menopang ekonomi global Indonesia,” tegasnya.
Dengan capaian tersebut, Jawa Timur semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus pintu strategis perdagangan internasional.
Ke depan, Lia berharap tren positif ini dapat terus berlanjut dengan fokus pada investasi yang berkualitas, berkelanjutan, serta mampu membuka lebih banyak lapangan kerja baru. Momentum Lebaran yang sarat makna kebersamaan pun diharapkan menjadi titik awal kebangkitan ekonomi yang lebih inklusif bagi seluruh masyarakat Jawa Timur.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?