Banner Iklan

DPD RI Dr. Lia Istifhama Bagikan Cara Jitu Mudik Lebaran Hemat BBM

Anis Hidayatie
17 Maret 2026 | 08.02 WIB Last Updated 2026-03-17T01:04:29Z

 


DPD RI Dr. Lia Istifhama: Mau Mudik Lebaran Hemat BBM? Ini Cara Jitu Ala Ning Lia

SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM: Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Anggota Lia Istifhama mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam merencanakan perjalanan pulang kampung. Menurutnya, pemanfaatan transportasi massal menjadi langkah paling efektif untuk menekan pengeluaran sekaligus menghemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah fluktuasi harga energi global.

Dalam dialog interaktif bertema “Mudik Gratis: Solusi Hemat di Tengah Gejolak Energi” yang digelar di **Radio Republik Indonesia (RRI) Surabaya, Selasa (17/3/2026), senator yang akrab disapa Ning Lia itu menegaskan bahwa program mudik gratis dari pemerintah merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat.

“Sebagai wakil masyarakat Jawa Timur, saya mendorong warga memanfaatkan program mudik gratis yang disediakan pemerintah. Ini bukan sekadar fasilitas, tetapi juga upaya meringankan beban masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi akibat dinamika energi global,” ujar Ning Lia.

Menurutnya, peralihan dari kendaraan pribadi ke transportasi massal mampu memberikan dampak signifikan dalam penghematan BBM. Ia menjelaskan, secara teori efisiensi energi, satu unit bus dengan kapasitas sekitar 50 penumpang dapat menggantikan puluhan kendaraan pribadi yang biasanya hanya diisi dua hingga tiga orang.

“Ketika ribuan pemudik memilih bus, kereta api, atau kapal laut yang disediakan pemerintah, kita secara kolektif bisa menghemat konsumsi BBM dalam jumlah besar. Selain itu, faktor keselamatan juga lebih terjamin karena kendaraan dikemudikan oleh sopir profesional yang telah melalui berbagai uji kelayakan,” paparnya.

Selain itu, Ning Lia juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diberlakukan pemerintah pada 16–17 Maret dan 25–27 Maret 2026. Kebijakan tersebut memungkinkan aparatur sipil negara maupun pekerja swasta untuk bekerja dari lokasi mana pun, termasuk dari kampung halaman.

“Dengan adanya WFA, masyarakat memiliki fleksibilitas waktu untuk mengatur jadwal mudik lebih awal atau lebih akhir. Hal ini bisa mengurangi kepadatan lalu lintas yang biasanya terjadi pada puncak arus mudik, sekaligus mencegah pemborosan BBM akibat kemacetan panjang,” jelasnya.

Ning Lia yang dikenal aktif turun langsung ke masyarakat bahkan berseloroh memiliki gelar tambahan sebagai SE atau “Sobo Embong”, istilah yang menggambarkan kegemarannya menyapa dan berdialog dengan warga di berbagai tempat.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga membagikan sejumlah tips praktis bagi masyarakat yang tetap harus menggunakan kendaraan pribadi saat mudik.

Pertama, menerapkan teknik eco-driving atau mengemudi efisien. Ia mengingatkan agar pengemudi menghindari akselerasi maupun pengereman mendadak serta menjaga kecepatan kendaraan tetap stabil.

“Hindari memacu kendaraan dengan RPM tinggi. Mengemudi dengan teknik yang benar bisa menghemat konsumsi BBM hingga sekitar 30 persen,” ujarnya.

Kedua, memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum perjalanan. Menurutnya, pemeriksaan sederhana seperti mengecek tekanan angin ban, mengganti oli, hingga membersihkan filter udara dapat meningkatkan efisiensi pembakaran mesin.

“Ban yang sedikit kempes saja sudah membuat mesin bekerja lebih berat. Servis ringan sebelum berangkat sangat penting agar perjalanan lebih aman dan irit BBM,” tambahnya.

Ketiga, mengatur manajemen beban kendaraan. Ia mengingatkan agar pemudik tidak membawa barang berlebihan yang dapat menambah bobot kendaraan.

“Setiap tambahan sekitar 50 kilogram beban dapat meningkatkan konsumsi BBM hingga dua persen. Gunakan AC secara wajar dan pastikan jendela tertutup saat kendaraan melaju kencang agar hambatan angin berkurang,” jelasnya.

Lebih jauh, Ning Lia juga menekankan pentingnya perencanaan perjalanan yang matang. Pemudik disarankan menentukan rute alternatif untuk menghindari kemacetan serta memastikan ketersediaan BBM di sepanjang jalur perjalanan.

“Idealnya, isi tangki saat masih setengah untuk menghindari antrean panjang di SPBU. Pengalaman mudik tahun-tahun sebelumnya menunjukkan hal ini sering terjadi di jalur padat,” pesannya.

Menutup dialog tersebut, Ning Lia berharap kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan transportasi massal semakin meningkat. Ia juga mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak yang menyediakan fasilitas mudik gratis, mulai dari instansi pemerintah hingga perusahaan BUMN.

“Ke depan, kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, BUMN, dan swasta dalam menyediakan mudik gratis harus terus diperluas. Ini bukan hanya soal membantu masyarakat pulang kampung, tetapi juga bagian dari investasi jangka panjang untuk efisiensi energi nasional dan pengurangan kemacetan,” ucapnya.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • DPD RI Dr. Lia Istifhama Bagikan Cara Jitu Mudik Lebaran Hemat BBM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now