Ribuan Nahdliyin Semarakkan Mujahadah Kubro 1 Abad NU, Jamaah Ngawi Rela Terjang Hujan Demi Doa dan Persatuan
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Mujahadah Kubro 1 Abad NU Via Ngawi Jawa Timur semarak, seperti yang terjadi di salah satu MWCNU Kecamatan Widodaren, mengirimkan 50 peserta dari gabungan Banom dan Lembaga untuk berkumpul di titik lubernya barokah, Stadion Gajayana, Kota Malang, Minggu(8/02/2026).
"Kami berangkat menerjang hujan, jam sepuluh malam berkumpul di halaman Masjid At Taqwa, yang ada di sebelah barat gedung MWCNU," jelas salah satu peserta Mujahadah dari MWCNU Kecamatan Widodaren.
Bertolak dari MWCNU masing-masing, yang tersebar di 19 kecamatan, kemudian pada pukul 23:00 WIB seluruh jamaah Nahdliyin berangkat dari PCNU Kabupaten Ngawi, dengan sangat antusias dan rasa cinta damai, yang menjunjung tinggi organisasi serta NKRI pada Sabtu malam (7/02/2026).
"Ribuan wajah, satu tujuan mencari ridho Allah, dalam kesatuan doa yang dilangitkan bersama-sama. Acara ini adalah bentuk kesungguhan dalam hidup untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan," sebut Suwanto, tokoh NU dari Kecamatan Kwadungan, Ngawi Timur yang dalam kesehariannya bekerja sebagai pengajar di SDN Pangkur 1.
Lautan manusia diperkirakan mencapai lebih dari 100 ribu orang secara sadar menghadiri acara Mujahadah Kubro, membuat orang nomor satu di negara Indonesia, Presiden Prabowo Subianto bergetar hatinya, oleh antusias jamaah nahdliyin.
"Alhamdulillah acara demi acara telah selesai, antusias jamaah dari seluruh Banom dan Lembaga dari MWCNU Widodaren, yang kemudian ditutup dengan Ziarah ke Makam Sunan Ampel Surabaya," kata Daud Sunaryo, Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Widodaren.
Warga Ngawi yang bisa masuk ke dalam stadion Gajayana, hanya ketua Tanfidziyah PCNU, H. Rudi Triwachid, S.Ag. dan Gus Afifuddin Khoir.
"Kita tidak sempet foto bareng, posisi sudah pencar-pencar. Gak bisa masuk ke dalam, karena telat datang, akhirnya kami ngemper. Jamaah seNgawi yang bisa masuk itu, hanya suami saya dan ketua PCNU saja," tutup Ulin Ni'mah, Ketua PC Fatayat NU Ngawi.(Qony)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?