Banner Iklan

Pencarian Nelayan Asal Kraton Yang Hilang di Laut Kalirejo Masuki Hari Kedua

Admin Cyber
10 Februari 2026 | 20.58 WIB Last Updated 2026-02-10T14:18:47Z

Briefing Semua Personil Gani Wiratama Koordinator lapangan memimpin Tim gabungan Basarnas,BPBD, Satpolairud,dan nelayan setempat menyisir perairan Desa Kalirejo dengan membagi area pencarian menjadi tiga sektor.


PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM

Pasuruan — Pencarian terhadap Suparto (51), nelayan pencari rajungan asal Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang di tengah laut, memasuki hari kedua pada Senin (9/2/2026). Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, kepolisian, serta nelayan setempat kembali melakukan penyisiran di perairan Desa Kalirejo dengan membagi area pencarian menjadi tiga sektor guna mempercepat proses pencarian.

Korban diketahui hilang sejak Sabtu (7/2/2026) sore saat melaut seorang diri menggunakan perahu Dua Putra untuk mencari rajungan di perairan Kisik, Desa Kalirejo. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada Minggu dini hari korban sempat terlihat berenang dan meminta pertolongan. Namun hingga saat ini korban belum berhasil ditemukan.

Koordinator Basarnas Jawa Timur, Gani Wiratama, menjelaskan bahwa pada hari kedua pencarian, tim gabungan memfokuskan penyisiran berdasarkan analisis arah angin dan arus laut di sekitar lokasi kejadian kecelakaan (LKK). Langkah tersebut dilakukan untuk mempersempit area pencarian sehingga proses pencarian dapat berjalan lebih efektif.

“Memasuki H2 pencarian, area pencarian kami tentukan berdasarkan arah angin dan arus. Fokus pencarian diarahkan ke timur dari LKK,” ujar Gani, Selasa (10/2/2026).

Ia menambahkan, luas area pencarian mencapai sekitar 26 kilometer persegi. Batas barat pencarian berada di wilayah Desa Semare, sementara batas timur hingga kawasan PLTG dengan jarak sekitar 6,3 kilometer. Sedangkan batas utara pencarian mencapai sekitar 5,1 kilometer dari dermaga terdekat.

Untuk memaksimalkan upaya pencarian, tim gabungan membagi area tersebut menjadi tiga sektor. Sektor pertama dilakukan menggunakan perahu karet BPBD Kabupaten Pasuruan yang dibantu speed boat Satpolairud Polres Pasuruan Kota. Sektor kedua disisir oleh perahu karet BPBD Kota Pasuruan. Sementara sektor ketiga menjadi tanggung jawab tim Basarnas dengan menggunakan perahu karet.

Menurut Gani, pembagian sektor ini dilakukan agar seluruh area pencarian yang telah ditentukan dapat terjangkau secara maksimal serta meningkatkan efektivitas koordinasi antar tim di lapangan.

Selain unsur tim resmi, solidaritas antar nelayan juga terlihat dalam proses pencarian ini. Sejumlah nelayan dari sekitar lokasi kejadian turut membantu pencarian secara mandiri dengan menyisir perairan hingga ke arah Tlocor, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo.

Hingga saat ini, tim gabungan masih terus melakukan upaya pencarian dengan harapan korban segera ditemukan.(SAR)


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pencarian Nelayan Asal Kraton Yang Hilang di Laut Kalirejo Masuki Hari Kedua

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now