Banner Iklan

FPK Kota Malang Undang Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera, Dorong Beasiswa dan Keringanan SPP

Anis Hidayatie
10 Februari 2026 | 21.31 WIB Last Updated 2026-02-10T16:48:26Z


FPK Kota Malang Galang Solidaritas untuk Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera, Dorong Beasiswa dan Keringanan SPP di Universitas Brawijaya 

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Malang menggelar kegiatan refleksi sekaligus penyaluran bantuan bagi mahasiswa asal Sumatera yang terdampak bencana. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian aksi kepedulian terhadap korban bencana sekaligus bentuk perhatian kepada mahasiswa perantau yang terdampak secara ekonomi akibat musibah di daerah asal mereka.

Ketua FPK Kota Malang, Ahmad Fuad A. Rahman, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian masyarakat Kota Malang melalui FPK terhadap mahasiswa terdampak bencana.

“Acara ini bagian dari rangkaian kepedulian kami terhadap bencana di Sumatera. Kota Malang hadir lewat FPK untuk memperhatikan nasib masyarakat terdampak, khususnya mahasiswa yang sedang menuntut ilmu di sini. Mereka pasti merasakan apa yang dirasakan orang tua mereka di kampung halaman,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dampak bencana menyebabkan banyak keluarga mahasiswa kehilangan sumber mata pencaharian sehingga dukungan finansial kepada anak-anak mereka yang kuliah di perantauan ikut terganggu.

“Secara ekonomi tentu tidak seperti biasanya, lahan mata pencaharian banyak yang hilang. Kami ingin memastikan mereka tetap bisa melanjutkan studi dengan tenang. Karena itu kami mengajak masyarakat membantu, baik korban di daerah bencana maupun mahasiswa yang ada di Malang,” tambahnya.

Sekitar 157 mahasiswa asal Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara tercatat menerima bantuan berupa sembako, bantuan tunai, serta bantuan non-tunai. Bantuan tersebut merupakan kolaborasi FPK Kota Malang bersama Pemerintah Kota Malang, bahkan distribusi sembako dilakukan dua tahap langsung ke asrama mahasiswa.

Selain bantuan jangka pendek, FPK juga mendorong kebijakan jangka menengah dan panjang, khususnya dari perguruan tinggi.

“Kami berharap kampus dapat memberikan kebijakan pembebasan SPP atau bahkan beasiswa bagi mahasiswa terdampak, karena mereka ini generasi bangsa yang harus kita jaga,” tegas Fuad.

Kegiatan ini turut dihadiri berbagai unsur pemerintah dan tokoh masyarakat, antara lain perwakilan Wali Kota Malang melalui Kepala Bakesbangpol Kota Malang Drs. Alie Mulianto, MM, unsur Korem 083/BDJ, Bakorwil Jawa Timur, Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur, jajaran pemerintah daerah, tokoh lintas suku, serta pimpinan perguruan tinggi seperti Universitas Brawijaya, Universitas Merdeka Malang, dan Universitas Tribhuwana Tunggadewi.

Hadir pula Ketua Baznas Kota Malang Prof. Dr. H. Kasuwi Saiban, S.H., M.Ag, jajaran camat se-Kota Malang, pengurus FPK Provinsi Jawa Timur, FPK Kabupaten/Kota di Malang Raya, termasuk Ketua FPK Kabupaten Pasuruan Gus Bay, serta mahasiswa terdampak bencana. 

Tampil di penghujung acara Gus Bay berhasil memanaskan suasana, humor humor segar dilontarkan pecah tawa.

"Kota yang tidak bisa bernyanyi itu Manado. Do saja tidak tahu, apalagi re mi," tutur Gus Bay memecahkan tawa, bergemuruh gedung Widyaloka dengan tepuk tangan pula.

Istimewa kehadiran Rektor Unmer, merasakan empati sesudah beberapa mahasiswa testimoni saat sesi materi oleh Ayu Yohana, Rektor spontan memberikan uang saku sebesar 50 ribu kepada semua mahasiswa yang hadir.

"Saya merasa sebagai orang tua bisa merasakan penderitaan mereka, ini adalah sebentuk kasih sayang pada anak. Para mahasiswa itu adalah anak anak kita," ucap Bu Rektor Dr. Prihat Assih, berkaca.

Gus Bay (biru), Bu Rektor Prihat (batik), Ketua FPK Fuad (peci coklat

Ketua FPK Jawa Timur Ali Zaini mengapresiasi langkah FPK Kota Malang yang dinilai responsif dalam membangun solidaritas kebangsaan.

“FPK ini wadah berbagai suku, sekitar 63 suku di Jawa Timur. Ketika ada bencana, kita wajib mendoakan dan membantu saudara-saudara kita, termasuk mahasiswa dari Aceh, Sumut, dan Sumbar yang sedang menempuh pendidikan,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa FPK Jawa Timur sebelumnya telah menggelar penggalangan bantuan melalui kegiatan sosial dan budaya selama beberapa hari di Surabaya, dengan hasil donasi yang sudah disalurkan kepada korban bencana.


Melalui kegiatan ini, FPK berharap solidaritas lintas daerah dan suku terus terjaga, serta mahasiswa terdampak bencana tetap mendapat dukungan moral maupun material agar dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • FPK Kota Malang Undang Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera, Dorong Beasiswa dan Keringanan SPP

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now