Banner Iklan

DPD RI Lia Istifhama Dorong UMKM Maksimalkan Kerja Sama Dagang Era Prabowo Subianto untuk Ekspor

Admin JSN
18 Februari 2026 | 11.18 WIB Last Updated 2026-02-18T04:36:45Z
Anggota DPD RI, Lia Istifhama menghadiri peluncuran Fluence.id di Surabaya./dok. Lia Istifhama Center

SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM - Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mendorong pelaku UMKM untuk meningkatkan aktivitas ekspornya di era Presiden Prabowo Subianto.

Sebab menurut Senator Lia Istifhama, kerja sama dagang internasional di era Presiden Prabowo Subianto sedang digalakkan.

Artinya, ada momentum yang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh pelaku UMKM untuk menembus pasar ekspor.

Pernyataan ini disampaikan Ning Lia, sapaannya, saat menghadiri grand launching platform Fluence.id di Jatim Expo, Surabaya, Minggu (15/2/26).

Platform ini menjadi ruang berkumpulnya para kreator konten sekaligus menjembatani pelaku usaha dengan ekosistem promosi digital yang transparan dan terukur.

"Ketika pemerintah membuka peluang kerja sama dagang dengan Eropa, Amerika, dan negara lainnya, UMKM tidak boleh hanya menjadi penonton. Ini saatnya naik kelas dan berani ekspor," ungkap Lia.

Lia menuturkan bahwa keterbukaan pasar global harus diimbangi dengan kesiapan kualitas produk dan kemampuan komunikasi pelaku usaha. Ia pun menekankan pentingnya branding, storytelling, dan kemampuan negosiasi menjadi untuk membangun kepercayaan pasar internasional.

"Selain memanfaatkan platform digital, UMKM juga harus memperkuat skill komunikasi. Produk bagus saja tidak cukup, harus bisa dikemas dan dikomunikasikan dengan baik," imbuhnya.

Pada momen yang sama, Founder Fluence.id, Antok Arifanto, menjelaskan bahwa platform yang ia dirikan dirancang sebagai jembatan profesional antara konten kreator dan pelaku usaha. Fluence.id membuka peluang kerja sama promosi dengan anggaran fleksibel, mulai dari Rp1 juta hingga tanpa batas.

"Kami ingin menciptakan ekosistem yang transparan. UMKM yang memasang iklan bisa langsung mengakses dashboard. Mereka bisa melihat engagement, like, hingga views secara pasti. Semua berbasis data dan bisa dipertanggungjawabkan," ujar Antok.

Ia menambahkan, transparansi laporan menjadi nilai utama agar pelaku usaha mendapatkan kepastian hasil dari setiap kampanye digital yang dijalankan.

Dengan sinergi antara kebijakan pemerintah, dukungan teknologi, serta peningkatan kapasitas komunikasi pelaku usaha, Lia optimistis UMKM Jawa Timur mampu memperluas pangsa pasar hingga level internasional.

"Momentum ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin. UMKM Jatim harus percaya diri menatap pasar global," tegas Lia. ***

Editor: YAN


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • DPD RI Lia Istifhama Dorong UMKM Maksimalkan Kerja Sama Dagang Era Prabowo Subianto untuk Ekspor

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now