Banner Iklan

UIN Maliki Malang Perkuat Jejaring dengan Kemnaker, Siapkan Mahasiswa Ikuti Program Magang Nasional 2026

Anis Hidayatie
14 Januari 2026 | 18.00 WIB Last Updated 2026-01-14T11:00:38Z

 


UIN Maliki Malang Perkuat Jejaring dengan Kemnaker

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang terus memperkuat perannya dalam menyiapkan lulusan yang siap kerja dan berdaya saing tinggi. Hal ini ditunjukkan melalui langkah strategis membangun jejaring kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI, bersama Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan Kemnaker, Prof. Anwar Sanusi, Ph.D.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas secara mendalam peluang keterlibatan mahasiswa UIN Maliki Malang dalam Program Pemagangan Nasional yang diselenggarakan Kemnaker dengan kuota mencapai 100.000 peserta. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman kerja nyata bagi mahasiswa dan calon lulusan, khususnya mahasiswa semester enam ke atas.

Pelaksanaan pemagangan dijadwalkan mulai Oktober dengan durasi selama enam bulan. Menariknya, peserta magang akan memperoleh uang saku dari pemerintah dengan nilai setara Upah Minimum, sehingga program ini tidak hanya memberi pengalaman, tetapi juga jaminan kesejahteraan dasar bagi peserta.

Selain pengalaman kerja langsung di dunia industri maupun pemerintahan, peserta juga akan mendapatkan peningkatan kompetensi teknis sesuai bidang masing-masing. Setelah menyelesaikan masa magang, peserta berhak memperoleh sertifikat resmi sebagai bukti pengalaman dan kompetensi tambahan.

Program Pemagangan Nasional ini akan dibuka kembali pada April/Mei 2026 dengan sistem pendaftaran terbuka. Informasi serta pendaftaran akan diumumkan melalui website dan aplikasi Maganghub, sementara proses pendaftaran peserta dilakukan melalui aplikasi SIAPkerja di laman resmi kemnaker.go.id.

Saat ini, tercatat sekitar 6.000 perusahaan dan 5.000 satuan kerja pemerintah terlibat dalam program ini. Proses seleksi sepenuhnya dilakukan oleh masing-masing perusahaan atau satuan kerja, sekaligus menjadi pihak yang menentukan kelulusan peserta magang.

Kemnaker juga mendorong peserta untuk aktif memanfaatkan akun SIAPkerja, karena tersedia berbagai fitur pendukung seperti Skillhub yang membantu peningkatan keterampilan dan kesiapan kerja. Selain itu, peluang kerja ke luar negeri juga terbuka lebar, terutama pada sektor care economy, keperawatan, dan konstruksi, khususnya di Jepang. Dalam hal ini, P3MI (Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia) berperan dalam proses penempatan tenaga kerja migran.

Sebagai bentuk dukungan institusional, Career Development Center (CDC) UIN Maliki Malang dapat berkoordinasi langsung dengan Pusat Pasar Kerja Kemnaker dan Balai Vokasi Sidoarjo, terutama terkait informasi kerja, pemagangan, hingga pelaksanaan job fair.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Rektor I, Wakil Rektor III, dan Wakil Rektor IV UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Baik Kemnaker maupun UIN Maliki Malang menyatakan kesiapan untuk membangun kerja sama berkelanjutan dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDIKER) demi memperkuat link and match antara perguruan tinggi dan kebutuhan pasar kerja.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • UIN Maliki Malang Perkuat Jejaring dengan Kemnaker, Siapkan Mahasiswa Ikuti Program Magang Nasional 2026

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now