Jatimsatunews.com, Ngawi – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi, menutup tahun 2025 dengan catatan prestasi yang membanggakan. Salah satu Penyuluh Agama Islam terbaiknya, Muhammad Robbish Thovani, S.H., M.H., berhasil menorehkan tujuh prestasi sekaligus di tingkat nasional hingga internasional.
Deretan capaian tersebut menegaskan peran Penyuluh Agama Islam yang kian strategis, tidak hanya sebagai pembina umat di tengah masyarakat, tetapi juga sebagai insan akademik yang aktif dalam riset, literasi, dan forum ilmiah.
Kepala KUA Kecamatan Kwadungan, Warsito Utomo, S.Sos.I., menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan konsistensi Robbish dalam mengembangkan kapasitas diri tanpa meninggalkan tugas kepenyuluhan.
“Ini menjadi bukti bahwa SDM KUA Kwadungan memiliki kualitas dan daya saing. Mas Robbish menunjukkan bahwa pengabdian kepada umat dapat berjalan seiring dengan prestasi akademik, bahkan hingga level internasional,” ujarnya.
Sepanjang 2025, Robbish, sapaan akrabnya berhasil menorehkan prestasi di berbagai bidang, mulai dari riset akademik, forum ilmiah, hingga karya sastra. Pada kancah internasional, ia dinyatakan lolos abstrak dalam The 1st GLOW BWI 2025, INGRACE 2025 Universitas Gadjah Mada (UGM), serta memperoleh paper accepted pada ajang bergengsi 9th ICONZ (International Conference on Zakat).
Di tingkat nasional, Robbish tampil sebagai pemakalah dan narasumber Call for Paper yang diselenggarakan oleh LPLH & SDA Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta menjadi presenter pada Pintar Digi.Con 3rd Anniversary MOOC PINTAR Kementerian Agama RI.
Tak hanya aktif di dunia akademik, Robbish juga menorehkan prestasi di bidang literasi sastra. Ia meraih Juara II Lomba Menulis Puisi tingkat Nasional yang digelar Binarcita.id, serta terpilih sebagai salah satu penulis dalam buku antologi “Menjaga Merah Putih” terbitan Pena Dai Nusantara.
Capaian tersebut diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi para Penyuluh Agama Islam lainnya, khususnya di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Ngawi, untuk terus berkarya, berinovasi, dan meningkatkan kualitas diri.
“Semoga prestasi ini bukan menjadi garis finis, tetapi justru menjadi batu loncatan untuk kontribusi yang lebih luas bagi umat dan bangsa di tahun 2026,” pungkas Robbish.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?