Banner Iklan

Review Ketua Senat Prof Nur Ali untuk 11 Orasi Guru Besar UIN Malang, Bagian 1

Admin JSN
22 Januari 2026 | 16.37 WIB Last Updated 2026-01-22T14:50:36Z

 

Prof. Dr. H. Nur Ali, M.Pd saat membacakan sambutan pada pengukuhan 11 Guru Besar UIN Maulana Malik Ibrahim Januari 2026

ARTIKEL | JATIMSATUNEWS.COM: Akhir-akhir ini bermunculan masalah hukum, politik dan keagamaan di yang dimulai dari informasi via dunia medsos. Karenanya kepatutan pada etika berkomunikasi, agama dan local wisdom di dunia medsos menjadi keniscayaan. Keaadan tersebut direspon oleh para guru besar UIN Malang dalam orasi ilmiah pada pengukuhan sebelas GB.

Prof Lutfi Musthofa  mengungkap perlunya Trajektori Pembaharuan Pemikiran Islam Pra-pascareformasi 1998. Prof. Faisol Fatawi, yang dalam orasi ilmiahnya mengungkap seputar Naratologi al-Qur’an dan memetakan kisah dan cerita yang dimuat dalam al-Qur’an untuk dijadikan pedoman bagi manusia, sementara Prof. Abdul Basith menyampaikan bahwa kita dapat belajar dari fakta-fakta social dan prilaku keseharian yang ada di dilingkungan kita masing-masing.

Apa yang disampaikan ketiga GB yang dikukuhkan itu menarik untuk didiskusikan lebih lanjut dalam kegiatan “ngopi bareng” di kalangan generasi Gen-Z. Ada tiga hal yang menarik, Pertama, saat ini gerakan media social yang aktornya adalah “public digital” cukup mengkhawatirkan bagi kalangan Gen-Z. Kedua kebebasan berekspresi sudah terbuka luas di media sosial dan lemahnya kontrol negara terhadap wacana social keagamaan dan moral, Ketiga fenomena global seputar Gerakan Gen-Z dalam merespon penyelenggaraan dan kebijakan pemerintahan cukup massif melalui media social. 

Hal tersebut dapat dilihat secara terbuka di berbagai penjuru dunia melalui kanal youtube dan media lainnya.

 Karenanya perguruan tinggi sebagai Lembaga pencetak kader dan calon pemimpin masa depan perlu menfasilitasi dengan berbagai program dan fasilitas untuk riset kolaboratif mahasiswa, yang ditindaklanjuti dengan program desiminasi hasil risetnya pada antar perguruan tinggi, sekaligus sebagai penguat program MBKM antar kampus dalam dan luar negeri.

 Kegiatan tersebut tentunya akan menghidupkan kembali “etika” dalam menghadapi perbedaan, dan tidak mengedepankan “debat viral”. Disamping itu, Peningkatan pemahaman mengenai sejarah perjuangan kemerdekaan bangsa dan para tokoh-tokoh juga penting agar mereka tidak kehilangan identitas. 

Karena “keteladanan” dalam bersikap dan berprilaku dapat ditiru dengan membaca dan melihat dari para pemimpin, pejabat, guru dan orang tua, untuk selanjutnya dijadikan figure dan “Role Model’ yang saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan kalangan Gen-Z.



Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Review Ketua Senat Prof Nur Ali untuk 11 Orasi Guru Besar UIN Malang, Bagian 1

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now