![]() |
| Yana Shcherban dan Megawati Hangestri menjadi pencetak skor terbanyak Jakarta Pertamina Enduro saat mengalahkan Electric PLN (9/1) di Proliga 2026./Instagram @jpevolley |
PONTIANAK | JATIMSATUNEWS.COM - Tim juara bertahan, Jakarta Pertamina Enduro yang dilatih Bulent Karslioglu mempunyai tiga bomber pada musim Proliga 2026.
Kehadiran tiga bomber ini langsung memberi dampak saat Pertamina Enduro menghadapi pemilik gelar terbanyak Proliga putri, Jakarta Electric PLN pada Jumat (9/1) kemarin.
Pada pertandingan Enduro vs PLN di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak (9/1), Enduro sempat tertinggal 0-2 dari PLN.
Namun, Enduro berhasil membalikkan keadaan dan menang 3-2 atas PLN.
Lantas apa faktor keberhasilan Enduro remontada atas PLN?
Salah satu faktornya adalah keberadaan tiga bomber pada sektor penyerangan (hitter).
Pada peran opposite hitter (OP), ada Megawati Hangestri Pertiwi (26 tahun) yang mampu mencetak 20 poin, dengan 18 serangan, 1 blok, dan 1 servis.
Kemudian, pada peran outside hitter (OH) ada Yana Shcherban (36 tahun) asal Rusia yang menjadi pencetak skor terbanyak Enduro dengan 23 poin. Salah satu pembawa Enduro juara Proliga musim lalu mencetak 22 poin serangan dan 1 poin servis.
Lalu, pemain ketiga yang mampu mencetak dua digit poin adalah Wilma Salas (34 tahun). Pemain Kuba yang juga sebagai OH ini tampil lebih baik pada set ketiga hingga kelima dengan mencetak 10 poin tambahan setelah mencetak 2 poin pada set pertama.
Pada set pembuka, Wilma menjadi sorotan karena sering kesulitan melakukan penerimaan bola pertama (receive) dari servis lawan. Kontribusi serangannya juga tidak sebaik Mega dan Yana yang mencetak 5 poin pada set tersebut.
Setelah dicadangkan total pada set kedua, ia kemudian kembali masuk pada set ketiga dan reguler hingga set kelima.
Sumbangan poinnya pun tidak beda jauh dengan Mega dan Yana, yang membuat PLN bak 'kehabisan token' ketika menghadapi serangan dari tiga pemain berbeda.
Berikut ini statistik poin Mega, Yana, dan Wilma dalam laga Enduro vs PLN.
Yana Shcherban: 23 poin, 22 serangan (42,3%), 1 servis, 5 set (4,6 poin/set)
Megawati Hangestri: 20 poin, 18 serangan (33,3%), 1 blok, 1 servis, 5 set (4/set)
Wilma Salas: 12 poin, 11 serangan (30,5%), 1 servis, 4 set (3/set).
Kini, aksi ketiganya akan kembali dinantikan pada pekan kedua di Medan setelah menuntaskan seri Pontianak.
Ya, Enduro memang hanya memainkan satu pertandingan di Pontianak dan baru akan menjalani dua laga dalam satu seri di Medan.
Di ibu kota Sumatra Utara ini, Enduro akan melawan Jakarta Livin Mandiri pada 16 Januari pukul 19.00 WIB.
Dilanjut dengan meladeni Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia pada 18 Januari pukul 13.00 WIB.
Apabila penampilan produktif para bomber Enduro terus berlanjut, bukan tidak mungkin peluang lolos ke final four Proliga 2026 menjadi sangat besar. ***
Penulis: YAN



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?