![]() |
| Megawati Hangestri dan Tisya Amallya bawa Pertamina Enduro mengalahkan Electric PLN pada laga pertama Proliga 2026 secara dramatis di Pontianak (9/1)./Instagram @jpevolley |
PONTIANAK | JATIMSATUNEWS.COM - Hasil pertandingan Proliga 2026 putri pada Jumat, 9 Januari 2026 di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak antara Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric PLN.
Pertandingan ini menjadi sorotan karena juara bertahan Enduro melawan pemilik gelar terbanyak PLN.
Ya, Pertamina Enduro merupakan juara Proliga 2025 dan Electric PLN pemilik enam gelar Proliga (terbanyak). Sehingga, laga ini dapat disebut big match pada sektor putri.
Selain itu, aksi Megawati Hangestri Pertiwi bersama Enduro juga dinantikan penggemarnya. Ia pun bertandem dengan Tisya Amallya sebagai setter utama serta dua hitter asing Wilma Salas dan Yana Shcherban.
Nurlaili Kusumah pada laga ini didaftarkan sebagai libero karena Dita Azizah dikabarkan sakit, sehingga Nurlaili yang sebetulnya outside hitter seperti Yana dan Wilma harus pindah posisi.
Ia pun langsung starter bersama Megawati Hangestri, Yana Shcherban, Wilma Salas, kapten Tisya, dan dua middle blocker Rissa Meiga serta Yesky Pentakusuma.
Pada dua set pertama, Enduro terkena 'setrum' PLN dengan skor 20-25 dan 22-25.
Tetapi, pada set ketiga Enduro bangkit. Pada set ini juga Pelatih Bulent Karslioglu memainkan lagi Wilma Salas setelah dicadangkan pada set kedua.
Wilma yang sering dicecar dengan servis pemain PLN, mampu memperbaiki penerimaan bola pertamanya. Ia juga menjadi opsi serangan Enduro selain Yana dan Mega.
Pukulan yang bertenaga khas pemain Kuba membuat pertahanan PLN goyah. Mereka kini harus menghadapi serangan dari banyak sisi.
Hasilnya, Enduro menang 25-22 dan memaksa laga harus dilanjut ke set empat. Pada set ini, Enduro jauh lebih dominan sejak awal dan akhirnya mampu menang lebih mudah, 25-17.
Mega dkk masih menjaga momentum pada set kelima yang menjadi penentuan hasil pertandingan. Mereka berhasil meraih 8 poin terlebih dahulu dan terus menjaga keunggulan.
Hingga kemudian serangan Mega menjadi penutup pertandingan set terakhir dengan skor 15-9.
Maka, Pertamina Enduro menang 3-2 atas Electric PLN dengan skor per set 20-25, 22-25, 25-22, 25-17, dan 15-9.
Enduro berhasil melakukan remontada alias membalikkan keadaan atas PLN yang seperti 'kehabisan token'.
Menurunnya performa Celeste Plak yang sempat menyala pada set 1 dan 2 turut menjadi penyebab kegagalan PLN memenangkan laga ini.
Selain itu, opsi serangan PLN cenderung terbatas yakni terlalu bergantung pada dua pemain asingnya. Tidak seperti Enduro yang mempunyai setidaknya tiga opsi serangan terutama sejak set ketiga. Yakni, Yana, Mega, dan Wilma.
Adapun tiga pencetak poin terbanyak menurut statistik siaran langsung di Moji TV adalah Neriman Ozsoy dengan 28 poin, Yana Shcherban 23 poin, dan Celeste Plak 23 poin.
Mega tidak masuk tiga besar namun mampu mencetak 20 poin pada laga ini.
Pertandingan melawan PLN adalah satu-satunya laga yang dijalani Enduro pada seri pembuka di Pontianak.
Mereka akan langsung terbang ke Medan untuk menjalani seri kedua dengan dua pertandingan. Yaitu, melawan Jakarta Livin Mandiri (16/1) dan mantan klub Mega musim lalu, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (18/1).
Sedangkan, PLN masih akan melawan Livin pada Minggu, 11 Januari 2026 pukul 13.00 WIB sebelum terbang ke Medan. ***
Penulis: YAN



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?