Wali Kota Malang Wahyu Hidayat (baju putih) meresmikan Gedung Parkir Kayutangan, Gratis 3 Hari
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Pemerintah Kota Malang terus menunjukkan komitmennya dalam menata kawasan strategis kota, khususnya di pusat wisata dan ekonomi. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat secara resmi meresmikan Gedung Parkir Kayutangan, sebuah fasilitas parkir terpadu yang dihadirkan untuk mengurai kepadatan lalu lintas sekaligus meningkatkan kenyamanan pengunjung kawasan Kayutangan Heritage.
Peresmian gedung parkir yang berada di jantung Kota Malang tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya penataan parkir tepi jalan umum yang selama ini kerap memicu kemacetan. Sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat, Pemkot Malang memberlakukan parkir gratis selama tiga hari sejak dibuka, agar warga dan wisatawan dapat mengenal serta memanfaatkan fasilitas baru tersebut secara optimal.
Dalam keterangannya, Wali Kota Wahyu Hidayat menegaskan bahwa pembangunan Gedung Parkir Kayutangan bukan sekadar menyediakan ruang parkir, tetapi menjadi bagian dari solusi jangka panjang dalam penataan kawasan heritage yang semakin diminati publik.
“Kayutangan adalah ikon Kota Malang. Maka penataannya harus tertib, nyaman, dan ramah bagi semua. Gedung parkir ini diharapkan mampu mengurangi parkir liar dan mendukung kelancaran lalu lintas,” ujar Wahyu.
Berdasarkan informasi di lokasi, Gedung Parkir Kayutangan diperuntukkan bagi sepeda motor dan mobil. Pada tahap awal operasional, pengelola juga melakukan penataan parkir tepi jalan umum. Parkir di sisi barat atau kiri jalan hanya diperbolehkan untuk mobil, sementara sisi timur atau kanan jalan dilarang untuk parkir. Beberapa titik cekungan jalan disiapkan khusus sebagai drop zone, dan sepeda motor diarahkan masuk ke gedung parkir.
Kebijakan parkir gratis ini menjadi bagian dari tahap uji coba operasional, sebelum tarif resmi diberlakukan mulai 14 Januari 2026, yakni Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp3.000 untuk mobil. Tarif tersebut dinilai terjangkau dan sejalan dengan upaya Pemkot Malang mendorong masyarakat beralih ke parkir terpusat yang lebih tertib.
Kehadiran Gedung Parkir Kayutangan diharapkan mampu mendukung geliat ekonomi, pariwisata, dan aktivitas masyarakat di kawasan heritage tanpa mengorbankan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Dengan langkah ini, Pemkot Malang menegaskan visinya menjadikan Kota Malang sebagai kota yang tertata, humanis, dan berkelas, tanpa meninggalkan identitas sejarahnya.
Peresmian gedung parkir ini sekaligus menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mewujudkan tata kota yang lebih baik dan berkelanjutan. Ans



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?