Jatimsatunews.com, Mojokerto — Upaya peningkatan kualitas kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat terus diperkuat melalui peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Fasilitas ini dihadirkan melalui kolaborasi antara pemerintah kecamatan, pengelola SPPG, dan Yayasan Komite Hijau Indonesia.
Peresmian SPPG Pulorejo dihadiri Camat Dawarblandong Akhmad Taufiq, S.Sos., MM., unsur pemerintah desa, TNI–Polri, tenaga kesehatan, serta tokoh masyarakat. Prosesi peresmian ditandai dengan serah terima pengelolaan sekaligus peninjauan langsung fasilitas dapur layanan gizi.
Dalam struktur pengelolaan, Miguel Raymond dipercaya sebagai Kepala Dapur Mandiri yang bertanggung jawab atas operasional penyediaan makanan bergizi. Sementara itu, Rizky Nurachmadi ditunjuk sebagai Kepala SPPG Pulorejo yang mengoordinasikan keseluruhan layanan dan program pemenuhan gizi.
Camat Dawarblandong Akhmad Taufiq menegaskan, kehadiran SPPG Pulorejo merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah dalam memperkuat layanan kesehatan masyarakat di tingkat desa.
“SPPG Pulorejo kami harapkan menjadi pusat layanan pemenuhan gizi yang berkelanjutan dan tepat sasaran. Pemerintah kecamatan mendukung penuh agar fasilitas ini dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, khususnya untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan warga,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pengelola, dan yayasan sosial sebagai kunci keberhasilan program pemenuhan gizi di daerah.
Sementara itu, Kepala SPPG Pulorejo Rizky Nurachmadi menyampaikan komitmennya untuk menjalankan layanan secara profesional dan sesuai standar.
“SPPG Pulorejo akan berfokus pada penyediaan makanan bergizi, pengelolaan dapur yang higienis, serta edukasi gizi kepada masyarakat. Kami ingin kehadiran SPPG ini benar-benar memberikan dampak positif dan berkelanjutan,” katanya.
Hal senada disampaikan Kepala Dapur Mandiri Miguel Raymond. Ia memastikan aspek kualitas dan keamanan pangan menjadi prioritas utama dalam operasional dapur.
“Setiap proses pengolahan makanan dilakukan dengan standar kebersihan dan kualitas yang tinggi, sehingga manfaat gizi yang diberikan dapat optimal bagi penerima,” jelasnya.
Perwakilan Yayasan Komite Hijau Indonesia menambahkan bahwa pendirian SPPG Pulorejo sejalan dengan misi yayasan dalam mendukung program kesehatan, peran tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, serta penguatan ketahanan pangan berbasis komunitas.
Dengan diresmikannya SPPG Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong diharapkan semakin siap mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia yang sehat, mandiri, dan berdaya saing di Kabupaten Mojokerto.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?