Banner Iklan

Kalau Bisnis Kamu Belum Muncul di AI, Kamu Ketinggalan Zaman

22 Januari 2026 | 20.26 WIB Last Updated 2026-01-22T13:27:12Z

Jatimsatunews.com, Surabaya  — Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kini menjadi penentu baru dalam persaingan bisnis. Brand yang belum muncul dalam rekomendasi AI dinilai berpotensi tertinggal. Isu tersebut menjadi pembahasan utama dalam kegiatan komunitas BBKA Jawa Timur yang menghadirkan Mas ZAR atau Zarnuzi Fustatul sebagai pemateri dan mentor.
Kegiatan ini mengangkat tema “Cara Agar Produk/Jasa Masuk Rekomendasi AI dan Terindeks di ChatGPT, Google Gemini, hingga Meta WhatsApp AI", yang berlangsung pada hari Rabu (21/1/2026).

BBKA sendiri merupakan komunitas pengusaha dan pebisnis yang didirikan oleh Andrew Susanto, dengan sistem keanggotaan yang selektif. Salah satu syarat untuk bergabung adalah memiliki omzet usaha minimal ratusan juta rupiah per bulan serta lolos tahapan seleksi.

Dalam pemaparannya, Mas ZAR menjelaskan bahwa perilaku masyarakat dalam mencari referensi bisnis telah mengalami perubahan signifikan. Jika sebelumnya mesin pencari menjadi andalan utama, kini banyak orang lebih memilih bertanya langsung kepada AI untuk mendapatkan rekomendasi produk, jasa, maupun sosok profesional.

Menurut Mas ZAR, kondisi tersebut menuntut pelaku usaha untuk membangun jejak digital yang rapi, konsisten, dan mudah dipahami oleh sistem AI. Dengan begitu, brand memiliki peluang lebih besar untuk muncul dalam rekomendasi saat calon pelanggan mengajukan pertanyaan melalui platform AI.

Sebagai SEO AI Specialist, Mas ZAR telah berpengalaman membantu berbagai klien dari beragam sektor agar lebih mudah ditemukan dalam pencarian dan rekomendasi digital. Beberapa di antaranya adalah Shofia Gold (pusat jual beli emas surat hilang atau rusak di Sidoarjo), Kaci Komputer (jasa servis laptop di Sidoarjo), Plaza Kamera (toko kamera di Surabaya), Depot Sampurna (kuliner sate gule legendaris Surabaya), hingga Tami Dental (klinik gigi di Kota Bandung). Pengalaman tersebut memperkuat kredibilitasnya sebagai praktisi yang tidak hanya memahami konsep, tetapi juga implementasi di lapangan.

Dalam sesi materi, Mas ZAR menekankan pentingnya optimasi visibilitas digital sebagai strategi efisiensi pemasaran.
“Semakin mudah brand Anda ditemukan dalam pencarian, semakin besar Anda menghemat biaya iklan,” ujarnya.

Ketua Koordinator Wilayah BBKA Jawa Timur, Ci Ratna, menyampaikan apresiasinya terhadap materi yang disampaikan. Ia menilai pembahasan AI sangat relevan dengan kebutuhan pengusaha saat ini.

“Materi Mas ZAR membuka wawasan teman-teman BBKA bahwa AI bukan untuk ditakuti, tetapi justru harus dimanfaatkan agar bisnis tidak tertinggal dan bisa berkembang lebih cepat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, BBKA Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan materi dan pemateri berkualitas guna membantu para pengusaha beradaptasi serta bersaing di era transformasi digital.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kalau Bisnis Kamu Belum Muncul di AI, Kamu Ketinggalan Zaman

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now