![]() |
| Ibnu Wakil Ketua KPK sedang menyampaikan materi |
Surabaya, Dalam rangka peningkatan kapabilitas dan peran serta masyarakat dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi, KPK melalui Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat menyelenggarakan kegiatan bimbingan teknis antikorupsi yang ditujukan bagi elemen masyarakat di sektor keagamaan, salah satunya di Provinsi Jawa Timur.
Giat yang dibuka oleh Kakanwil Jawa Timur Akhmad Sruji Bahtiar ini menghadirkan Ibnu Basuki Widodo, Wakil Ketua KPK.
Dihadiri seluruh kepala kantor kemenag se jawa timur, perwakilan penghulu, kepala madrasah, partisipasi Kantor Kementerian Agama Kota Malang dalam Safari Keagamaan Antikorupsi yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur, Senin (12/1/2026) ini menjadi momentum strategis untuk menajamkan arah pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Dalam sambutannya Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur, menegaskan bahwa giat ini adalah salah satu bentuk tanggung jawab ASN untuk selalu memberikan layanan terbaik tanpa kecurangan, manipulasi dan gratifikasi. "Ini adalah momentum untuk menambah pengetahuan tentang rambu-rambu yang tidak boleh dilanggar dalam memberi layanan yang berbasis integritas" lanjutnya.
Gratifikasi hingga Layanan Bersih
Materi KPK yang disampaikan Ibnu diantaranya adalah terkait 4 Prinsip No’s (No Bribery, No Kickback, No Gift, No Luxurious Hospitality) serta pengelolaan gratifikasi menjadi penguatan konkret bagi Kemenag Kota Malang dalam membangun sistem pencegahan korupsi di lini pelayanan.
Nilai-nilai ini sejalan dengan penguatan budaya kerja ZI, termasuk transparansi layanan, pencegahan benturan kepentingan, dan penegakan disiplin aparatur.
Kemenag Kota Malang Aktif dalam Diskusi Strategis
![]() |
| Nurul Istiqamah, Kasubag TU Kemenag Kota Malang menyampaikan pandangannya pada KPK |
Pada sesi diskusi, Kepala Subbag TU Kemenag Kota Malang, Nurul Istiqomah, menyampaikan pandangan terkait penguatan pengawasan internal dan mitigasi risiko korupsi dalam tata kelola birokrasi.
Partisipasi aktif ini mencerminkan bahwa Kemenag Kota Malang memposisikan ZI sebagai kerja kolektif, bukan tugas segelintir tim.
Penegasan Arah, WBK–WBBM sebagai Etos Kerja
Safari Keagamaan Antikorupsi yang diadakan di AULA Kantor Kanwil Kemenag Jawa Timur ini menegaskan kembali arah kerja Kemenag Kota Malang, menjadikan Zona Integritas sebagai etos kerja harian, bukan proyek musiman. Sinergi nilai agama, kebijakan antikorupsi, dan reformasi birokrasi diyakini menjadi fondasi kuat menuju WBK–WBBM yang substantif.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?