Ketua PCNU Kota Malang Gus Is Tegaskan Sikap Ikuti Keputusan Mustasyar Tebuireng
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Malang Dr. Isyroqunnajah Ahmad menyampaikan komentar terkait dinamika yang terjadi di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Rabu 10 Desember 2025.
Ia menegaskan bahwa PCNU Kota Malang sepenuhnya mengikuti dan patuh terhadap arahan serta keputusan para mustasyar dan sesepuh NU yang bermusyawarah di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk sikap resmi PCNU Kota Malang menyusul kesepakatan nasional yang diikuti lebih dari 400 pengurus wilayah (PWNU) dan pengurus cabang (PCNU) se-Indonesia. Kesepakatan itu ditegaskan kembali dalam pertemuan daring yang dipimpin Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) pada Ahad (7/12/2025).
Gus Is menilai keputusan para mustasyar Tebuireng merupakan hasil musyawarah ulama sepuh yang sarat hikmah dan harus dijadikan pedoman oleh seluruh jajaran NU. Menurutnya, kepatuhan terhadap keputusan ulama adalah bagian dari adab jam’iyah yang menjadi ruh utama Nahdlatul Ulama.
“Kami di PCNU Kota Malang memilih sikap khidmat dan taat. Apa pun keputusan para mustasyar dan sesepuh NU di Tebuireng kami ikuti sepenuhnya demi menjaga marwah dan persatuan NU,” tegas Gus Is dalam wawancara khusus di Malang 15/12/2025.
Ia juga menekankan bahwa NU sebagai organisasi besar tidak boleh terjebak dalam polemik yang berpotensi melemahkan persaudaraan internal. Justru, menurutnya, momentum ini harus dijadikan sarana untuk memperkuat konsolidasi organisasi dari pusat hingga ranting.
“Sikap ini sejalan dengan arahan Ketua Umum PBNU Gus Yahya agar seluruh struktur NU tetap solid, mengedepankan musyawarah, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah,” lanjutnya.
Lebih jauh, Ketua PCNU Kota Malang mengajak seluruh warga nahdliyin, khususnya di Kota Malang, untuk tetap tenang, tidak terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang, serta terus fokus pada kerja-kerja keummatan, keagamaan, dan kebangsaan.
Dengan pernyataan tersebut, PCNU Kota Malang menegaskan posisinya sejalan dengan mayoritas PWNU dan PCNU di seluruh Indonesia, yakni menjaga soliditas organisasi dan mengikuti sepenuhnya keputusan para mustasyar Tebuireng demi keutuhan dan masa depan Nahdlatul Ulama.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?