Banner Iklan

Rektor UB Buka RAJA BRAWIJAYA 2026, Hadirkan PKKMB Berbasis AI dan Berwawasan Global Menuju Indonesia Emas

Admin JSN
10 Agustus 2026 • 13.14 WIB
Momen prosesi pemakaian jas almamater secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa baru sebagai tanda resmi dibukanya rangkaian RAJA BRAWIJAYA 2026.

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Universitas Brawijaya (UB) kembali menggelar hajat besar penyambutan mahasiswa baru melalui rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) bertajuk RAJA BRAWIJAYA 2026. Mengusung visi besar menuju Indonesia Emas 2045, kegiatan orientasi tahun ini dirancang jauh lebih inovatif, inklusif, dan kental dengan nuansa global.

Pada penyelenggaraan kali ini, RAJA BRAWIJAYA membawa tema besar "Gelora Brawijaya: Membentuk Generasi Transformatif yang Inklusif, Inovatif, Berwawasan Global, dan Berkelanjutan untuk Indonesia Emas 2045". Rangkaian kegiatan tingkat universitas dilangsungkan secara terpusat pada 10–12 Agustus 2026, yang kemudian akan dilanjutkan di tingkat fakultas masing-masing pada 13–15 Agustus 2026.

Direktur Direktorat Kemahasiswaan Universitas Brawijaya, Dr. Sujarwo, S.P., M.P., menegaskan bahwa RAJA BRAWIJAYA bukan sekadar agenda rutinitas penyambutan, melainkan ruang strategis untuk memperkenalkan ekosistem akademik UB kepada para mahasiswa baru.

“Kita dengan tangan terbuka menyambut mahasiswa baru dan kemudian kita menunjukkan wajah terbaik Universitas Brawijaya. Tujuannya, agar mahasiswa baru memiliki ekspektasi untuk meningkatkan kapasitas tertinggi yang bisa mereka capai, baik dalam kegiatan akademik maupun kemahasiswaan," jelas Dr. Sujarwo.

Sementara itu, Ketua Pelaksana RAJA BRAWIJAYA 2026, Daffa Yasa Pratama, memaparkan bahwa ada gebrakan baru pada pelaksanaan tahun ini. Terdapat lima isu utama yang menjadi fokus, yakni kesehatan mental dan anti-kekerasan seksual, inklusivitas, perspektif global, kecerdasan artifisial (AI) dan digitalisasi, serta keberlanjutan lingkungan.

“Tahun ini kita ingin RAJA BRAWIJAYA menjadi world class university orientation. UB merupakan world class campus, sehingga PKKMB-nya juga harus memiliki standar yang mendukung arah tersebut. Karena itu kita menonjolkan sisi internasionalisasi,” terang Daffa.

Langkah internasionalisasi ini diwujudkan dengan melibatkan mahasiswa internasional dari berbagai negara secara langsung. Hal ini diharapkan mampu memberi pengalaman keberagaman yang kaya, sekaligus menegaskan posisi UB yang semakin terhubung dengan komunitas global.

Transformasi digital menjadi daya tarik tersendiri di RAJA BRAWIJAYA 2026. Panitia berhasil mengembangkan sistem pengelolaan terpadu bernama Integrated System Managerial RAJA BRAWIJAYA. Lebih canggih lagi, panitia meluncurkan aplikasi khusus bagi mahasiswa baru yang dilengkapi fitur navigasi (Maps) cerdas dan AI assistant guna mempermudah akses informasi selama PKKMB berlangsung.

Selain teknologi, UB juga menaruh perhatian ekstra pada isu mental health (kesehatan mental). Pendekatan edukatif dan preventif dilakukan melalui screening kesehatan mental saat pengambilan jas almamater, kampanye digital, hingga penyediaan tenaga konselor profesional selama rangkaian acara.

Guna menghindari kesan kaku, PKKMB tahun ini dirancang lebih interaktif dengan memadukan unsur edukasi dan hiburan. Salah satu program unggulannya adalah *Candra Sena Ambassador, sebuah wadah apresiatif bagi mahasiswa baru untuk menjadi agen kampanye positif di lingkungan kampus.

“RAJA BRAWIJAYA ini ibarat gerbang memasuki dunia perkuliahan. Harapannya, mahasiswa baru siap secara fisik dan mental, memiliki milestone yang jelas akan ke mana setelah acara ini, serta punya *lplanning apa saja yang akan diikuti selama kuliah hingga gambaran karier ke depannya,” pungkas Daffa.

Melalui semangat “inovatif, gebrakan, kreatif”, RAJA BRAWIJAYA 2026 diyakini menjadi pijakan awal yang solid bagi mahasiswa baru untuk tumbuh menjadi Generasi Brawijaya yang adaptif, menghargai keberagaman, melek teknologi, dan siap menyongsong era Indonesia Emas 2045. 


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Rektor UB Buka RAJA BRAWIJAYA 2026, Hadirkan PKKMB Berbasis AI dan Berwawasan Global Menuju Indonesia Emas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?