Banner Iklan

Perkuat Pertanian Berkelanjutan Desa Menganto, KKN Nawahita 9 UPNVJT Hadirkan Inovasi Alat Penebar Pupuk

Admin JSN
01 Agustus 2026 • 13.44 WIB


Dokumentasi Foto Bersama KKN Nawahita 9 UPNVJT

JOMBANG | JATIMSATUNEWS.COM : Persoalan pemupukan manual yang menyita waktu dan tenaga petani di Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, kini mendapat solusi baru. Untuk membantu meringankan beban kerja petani sekaligus mendorong efisiensi hasil pertanian, Kelompok 9 KKN SDGs Berdampak Nawahita dari Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur bersama Pemerintah Desa Menganto menghadirkan inovasi alat penebar pupuk otomatis “Si Tebar” pada Selasa (28/7/2026).

Inovasi ini digagas untuk menjawab kebutuhan petani Desa Menganto yang mayoritas sedang menanam jagung. Selama ini, pemupukan masih dilakukan secara manual, sehingga menyita tenaga, waktu, dan ketelitian agar pupuk dapat tersebar merata. Kegiatan sosialisasi dan praktik penggunaan alat ini diikuti oleh 8 peserta yang merupakan perwakilan kelompok tani, gabungan kelompok tani, serta perangkat desa.

Ketua Kelompok 9 Nawahita, Nadya, mengatakan kehadiran alat ini merupakan bentuk kolaborasi belajar bersama warga. "Kami ingin belajar bersama terkait pertanian di sini. Kami membawa alat teknologi tepat guna ini dan semoga dapat bermanfaat bagi para petani di Desa Menganto," ujarnya.

Priono selaku Ketua Gabungan Kelompok Tani Desa Menganto turut menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi para petani, terutama dalam menekan biaya yang dikeluarkan selama proses pertanian. “Mudah-mudahan dengan kegiatan ini bisa bantu dan mengeluarkan biaya yang minim dan agar menghasilkan hasil yang besar,” ungkap Priono.

Sementara itu, Dhania sebagai pemateri kegiatan, menjelaskan bahwa alat ini dirancang setelah melihat luasnya area persawahan di Desa Menganto, "Dengan alat ini, proses penebaran pupuk diharapkan lebih merata. Selain itu, alat ini tidak memerlukan bahan bakar sehingga dapat membantu menghemat biaya," ujarnya.

Alat penebar pupuk otomatis ini dibuat dari pipa paralon PVC yang dirangkai menjadi tabung penyimpan pupuk dengan katup otomatis di ujungnya. Katup tersebut membuka saat alat ditekan ke tanah dan menutup kembali secara otomatis saat diangkat, sementara takaran pupuk yang keluar dapat diatur melalui baut penahan pada batang pemicu. Maulana turut memperagakan cara kerja alat penebar pupuk otomatis di hadapan para peserta.

Pemanfaatan alat tersebut juga turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 8 yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penerapan teknologi tepat guna yang dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas sektor pertanian.

Apresiasi disampaikan oleh Ketua Kelompok Tani Dusun Kemolgarut, Desa Menganto yang menilai bahwa alat teknologi tepat guna ini cukup membantu petani karena membuat proses pemupukan lebih efisien dan tepat sasaran. Meskipun jumlahnya masih terbatas, alat ini akan dimanfaatkan secara bergantian agar seluruh anggota kelompok tani dapat menggunakannya.

 

Penulis: Arivia Fikratuz Zakia, S.E., M.Sc, Anindita Maritza Putri, Euro Sapta Adi Saputra, Dhania Afieani Septya Ningrum, Nadya Nuredi Kumbara


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Perkuat Pertanian Berkelanjutan Desa Menganto, KKN Nawahita 9 UPNVJT Hadirkan Inovasi Alat Penebar Pupuk

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?