Banner Iklan

Mahasiswa KKM Sinergi Nusa UIN Malang Edukasi Warga Desa Kedemungan melalui Sosialisasi dan Praktik Pembuatan Pupuk Organik

Admin JSN
03 Agustus 2026 • 07.56 WIB

 

Dosen dan mahasiswa KKM Sinergi Nusa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berfoto bersama kegiatan sosialisasi pembuatan pupuk organik di Balai Desa

PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM: Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Sinergi Nusa Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar kegiatan sosialisasi dan praktik pembuatan pupuk organik di Desa Kedemungan, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan pada Sabtu–Minggu, 1–2 Agustus 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui pemanfaatan limbah organik rumah tangga menjadi pupuk yang ramah lingkungan. Selain memberikan edukasi kepada masyarakat, mahasiswa KKM juga mengajak warga untuk mempraktikkan secara langsung pembuatan pupuk organik sebagai alternatif penggunaan pupuk kimia yang selama ini masih mendominasi sektor pertanian.

Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pembuatan pupuk organik cair (POC) oleh Bapak Ahmad Ghanaim Fasya, M.Si. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan manfaat pupuk organik cair, bahan-bahan yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar, serta tahapan pembuatannya sehingga dapat diaplikasikan secara mandiri oleh para petani.

Selanjutnya, materi mengenai pembuatan pupuk kompos disampaikan oleh Ibu Rif’atul Mahmudah, M.Si. Beliau menjelaskan proses pengolahan limbah organik menjadi kompos yang berkualitas, manfaat kompos dalam meningkatkan kesuburan tanah, serta pentingnya mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia demi menjaga produktivitas lahan pertanian dalam jangka panjang.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari Kepala Desa Kedemungan yang memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKM Sinergi Nusa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.

"Kami sangat senang ada mahasiswa yang turun langsung membantu warga. Ini ilmu yang sangat bermanfaat untuk pertanian kami ke depan," ujarnya.

Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan pupuk organik cair bersama masyarakat. Mahasiswa KKM mendampingi warga mulai dari proses pencampuran bahan, fermentasi, hingga teknik penyimpanan pupuk agar dapat digunakan secara optimal. Kegiatan praktik ini turut didukung oleh Warga Desa Kedemungan sebagai upaya mendorong keberlanjutan penerapan pupuk organik di kalangan petani. (POC) menggunakan bahan-bahan organik yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar.

Dalam sesi diskusi, salah satu narasumber berdialog dengan sesepuh petani Desa Kedemungan, Pak Salim. Ia mengenang bahwa pada masa mudanya hasil panen padi di desa tersebut sangat melimpah. Namun, dalam beberapa tahun terakhir produktivitas pertanian mengalami penurunan dan serangan hama semakin meningkat.

"Ini juga karena kita terlalu tergantung sama pupuk kimia," ungkap Pak Salim.

Melalui kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini, KKM Sinergi Nusa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berharap masyarakat Desa Kedemungan dapat mulai mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia dengan beralih memanfaatkan pupuk organik. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga kesuburan tanah, meningkatkan kualitas hasil pertanian, serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Dokumentasi kegiatan menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi, mulai dari penyampaian materi oleh dosen, sesi diskusi bersama kelompok tani, praktik pembuatan pupuk organik, hingga foto bersama mahasiswa KKM, dosen pembimbing, perangkat desa, dan warga sebagai penutup rangkaian kegiatan.

 





Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Mahasiswa KKM Sinergi Nusa UIN Malang Edukasi Warga Desa Kedemungan melalui Sosialisasi dan Praktik Pembuatan Pupuk Organik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?