Banner Iklan

Gelar Karya Tutup PPM 04 IAI Ngawi di Desa Kedungprahu, Tinggalkan Inovasi dan Semangat Pemberdayaan Masyarakat

JSN Admin 2
05 Agustus 2026 • 16.37 WIB
Imam Ali Mushthofa koordinator PPM Kelompok 04 IAI Ngawi dan rekan mahasiswanya sukses melaksanakan pengabdian di desa Kedungprahu Kecamatan Padas, Ngawi./dok.QONY

NGAWI | JATIMSATUNEWS.COM: Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Kelompok 04 Institut Agama Islam (IAI) Ngawi resmi mengakhiri masa pengabdiannya di Desa Kedungprahu, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi pada Selasa (4/8/2026).

Di dalam PPM ini terdapat program unggulan GREEN VILLAGE, sebagai bentuk kepedulian dalam mendukung desa yang sehat dan peduli lingkungan.

Kegiatan mahasiswa ini dinilai positif dan berdampak nyata bagi warga sekitar. Sehingga Kepala Desa Kedungprahu, Sunarto, memberikan apresiasi kepada mahasiswa PPM yang telah menunjukkan kepedulian melalui berbagai kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa PPM IAI Ngawi atas dedikasi dan kerja kerasnya," ujar Sunarto dengan senyumnya yang mengembang.

"Berbagai program yang telah dilaksanakan memberikan manfaat bagi masyarakat, baik di bidang pendidikan, keagamaan, lingkungan, maupun ketahanan pangan. Kami berharap semangat pengabdian ini dapat terus terjalin dan menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya," imbuhnya.

Sebanyak 12 mahasiswa yang melakukan pengabdian ini, diketuai Imam Ali Mushthofa selaku Koordinator Desa PPM 04. Seorang pemuda yang visioner dan mampu memimpin rekan-rekannya untuk tidak takut mendenyutkan kembali nilai-nilai kemanusiaan.

Seluruh program kerja telah selesai dilaksanakan, yang mendapatkan sambutan hangat dari seluruh eleman masyarakat di desa Kedungprahu.

"Kami datang sebagai mahasiswa untuk belajar sekaligus mengabdi kepada masyarakat. Terima kasih kepada Pemerintah Desa Kedungprahu dan seluruh warga yang telah menjadi keluarga bagi kami selama pelaksanaan PPM. Semoga seluruh program yang telah kami laksanakan dapat memberikan manfaat dan terus dikembangkan demi kemajuan desa," ungkap Imam Ali Mushthofa.

Selanjutnya pada Selasa (4/8), digelar acara penutupan secara meriah di Balai Kantor Desa Kedungprahu melalui acara Gelar Karya PPM. Acara ini dihadiri Kepala Desa beserta perangkat desa, tokoh masyarakat, kader PKK, serta masyarakat Desa Kedungprahu.

Acara diawali dengan penampilan seni yang menampilkan potensi dan kreativitas masyarakat, mulai dari pertunjukan musik, tari tradisional, pencak silat, hingga berbagai hiburan lainnya.

Gelar karya tersebut menjadi penutup rangkaian pengabdian mahasiswa yang telah dilaksanakan selama kurang lebih satu bulan di Desa Kedungprahu.

Selama pelaksanaan PPM, Kelompok 04 berhasil merealisasikan 15 program kerja, yaitu (1) Advokasi Ketahanan Pangan berbasis teknologi melalui pendampingan Greenhouse Melon dengan sistem Internet of Things (IoT), (2) Penguatan Keagamaan bersama Muslimat, (3) Pendampingan Pendidikan melalui Bimbingan Belajar (Bimbel).

Kemudian, (4) Penguatan Literasi Keislaman, (5) Penguatan Moderasi Beragama, (6) Penguatan Ketahanan Keluarga melalui Talk Show Parenting, (7) Penguatan Literasi Anak melalui Nobar Film Jumbo, (8) Edukasi Manfaat dan Penanaman TOGA.

Dilanjut dengan (9) Pelatihan Kaligrafi Islam dari TPQ ke TPQ, (10) Semarak Lomba dan Senam Lansia, (11) Talk Show Dialog Kebangsaan, (12) Pembuatan Buku Prestasi TPA.

Juga ada (13) Edukasi dan FGD Bijak Digital di SD Muhammadiyah 1 Padas, (14) Pelatihan Eco Craft melalui pemanfaatan botol plastik menjadi gantungan kunci, serta (15) Pembuatan Peta Potensi Desa Kedungprahu.

Selain itu, mahasiswa juga melaksanakan Program Unggulan GREEN VILLAGE sebagai bentuk komitmen dalam mendukung desa yang sehat dan peduli lingkungan.

Program ini diwujudkan melalui sosialisasi Bank Sampah, edukasi pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA), penanaman TOGA, pelatihan pembuatan Eco Enzyme, serta pembentukan Bank Sampah Botol Plastik bersama masyarakat.

Program tersebut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), dan SDGs 15 (Ekosistem Daratan).

Acara ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan kepada Pemerintah Desa Kedungprahu dan sesi foto bersama sebagai simbol berakhirnya masa pengabdian mahasiswa.

Meskipun kegiatan PPM telah usai, semangat kolaborasi yang telah terbangun diharapkan terus berlanjut sehingga berbagai program yang telah dirintis dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Kedungprahu.(QONY)

Editor: YAN

Baca juga: NU-Care LAZISNU PCNU Ngawi Salurkan Bantuan ATK dan Sepatu kepada Panti Asy Syarifah


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Gelar Karya Tutup PPM 04 IAI Ngawi di Desa Kedungprahu, Tinggalkan Inovasi dan Semangat Pemberdayaan Masyarakat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?