![]() |
| Dokumentasi Kegiatan Edukasi Keluarga Tangguh melalui Penyediaan Kotak P3K dan Pemenuhan Gizi Optimal untuk Mendukung Tumbuh Kembang Anak di Kelurahan Gombengsari |
BANYUWANGI | JATIMSATUNEWS.COM : Berangkat dari hasil survei lapangan dan wawancara dengan masyarakat Kelurahan Gombengsari, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Happy Diaz Selicha, mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan yang tergabung dalam Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Universitas Brawijaya Kelompok 39, menginisiasi program edukasi bertajuk "Keluarga Tangguh: Siaga P3K dan Gizi Optimal untuk Tumbuh Kembang Anak." Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (23/7/2026) diikuti oleh 15 orang ibu kader posyandu Gombengsari sebagai peserta utama.
Hasil observasi menunjukkan banyak
keluarga belum memiliki kotak P3K maupun persediaan obat-obatan sederhana,
seperti obat penurun panas dan perlengkapan perawatan luka ringan. Pertahanan
tubuh dari luar diwujudkan melalui edukasi mengenai pentingnya kotak P3K,
fungsi, isi, dan cara penggunaannya dalam menangani kondisi darurat sederhana
di rumah. Pertahanan tubuh dari dalam ditekankan melalui pemenuhan gizi
seimbang dengan membiasakan konsumsi ikan sebagai sumber protein hewani
berkualitas tinggi yang kaya asam amino esensial dan omega-3 (DHA dan EPA)
untuk mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan otak, serta meningkatkan daya
tahan tubuh. Kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi dalam mengedukasi
masyarakat mengenai pentingnya konsumsi ikan sebagai pangan bergizi untuk
mendukung tumbuh kembang anak.
"Sebagai mahasiswa Teknologi
Hasil Perikanan, saya ingin mengajak masyarakat untuk memanfaatkan ikan sebagai
sumber protein dan omega-3. Banyuwangi yang berada di wilayah pesisir dengan
hasil perikanan yang melimpah menjadikan ikan sebagai bahan pangan yang mudah
diperoleh dan terjangkau oleh masyarakat. Potensi perlu dimanfaatkan sebaik
mungkin karena memiliki manfaat bagi pertumbuhan tubuh, perkembangan otak,
serta daya tahan tubuh anak. Harapannya, konsumsi ikan menjadi kebiasaan yang
diterapkan dalam keluarga sehingga potensi sumber daya perikanan lokal dapat
mendukung terwujudnya generasi lebih sehat dan berkualitas," tambahnya.
Antusiasme masyarakat terlihat
dengan adanya pengajuan pertanyaan, berdiskusi, dan berbagi pengalaman mengenai
penanganan kondisi darurat di rumah maupun pemenuhan gizi keluarga. Sebagai
bentuk apresiasi terhadap partisipasi aktif tersebut, mahasiswa memberikan
paket kotak P3K sederhana kepada ibu-ibu yang terpilih berdasarkan tingkat
antusiasme, serta kemauan untuk terus menggali informasi selama kegiatan.
Pemberian tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi keluarga untuk mulai
menyediakan perlengkapan pertolongan pertama secara mandiri di rumah sekaligus
menerapkan materi yang telah diperoleh selama kegiatan. Melalui program ini
diharapkan masyarakat semakin siap menghadapi kondisi darurat ringan di rumah,
membangun kebiasaan mengkonsumsi ikan sebagai langkah preventif dalam
mewujudkan keluarga yang sehat, tangguh, dan mendukung tumbuh kembang anak secara
optimal.
Program ini merupakan bagian dari
pelaksanaan MMD Universitas Brawijaya yang didukung oleh Direktorat Riset dan
Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) Universitas Brawijaya sebagai wujud
implementasi tridharma perguruan tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada
masyarakat. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin siap menghadapi
kondisi darurat ringan, membiasakan konsumsi ikan sebagai pangan bergizi, serta
mewujudkan keluarga yang sehat dan tangguh. Program ini mendukung pencapaian Sustainable
Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger), SDG 3 (Good
Health and Well-being), dan SDG 4 (Quality Education).





Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?