Banner Iklan

DPRD Kota Malang Arif Wahyudi Dukung Insentif Rp20 Miliar untuk Kota Terbersih, Sebut Jadi Pemicu Kolaborasi Warga dan Pemerintah

Anis Hidayatie
01 Agustus 2026 • 13.23 WIB


 DPRD Kota Malang Arif Wahyudi Dukung Insentif Rp20 Miliar untuk Kota Terbersih

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Rencana pemerintah memberikan insentif sebesar Rp20 miliar bagi daerah yang berhasil meraih predikat kota terbersih mendapat dukungan dari Anggota DPRD Kota Malang, Arif Wahyudi. Menurutnya, kebijakan tersebut bukan sekadar bentuk penghargaan, tetapi juga menjadi stimulus bagi pemerintah daerah untuk semakin serius membangun budaya kebersihan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Arif Wahyudi menilai, pemberian insentif kepada kota yang mampu menjaga kebersihan lingkungan akan menciptakan persaingan positif antardaerah. Setiap pemerintah daerah akan berlomba menghadirkan tata kelola lingkungan yang lebih baik demi menciptakan kota yang sehat, nyaman, dan layak huni.

"Program ini sangat baik karena mampu memotivasi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas kebersihan lingkungan. Namun yang paling penting bukan hanya mengejar penghargaan atau insentif, melainkan membangun kesadaran masyarakat agar kebersihan menjadi budaya bersama," ujar Arif Wahyudi, Sabtu (1/8/2026).

Menurutnya, keberhasilan sebuah kota menjadi bersih tidak dapat dicapai hanya melalui program pemerintah. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, komunitas, hingga masyarakat di tingkat lingkungan agar upaya menjaga kebersihan berjalan secara berkelanjutan.

Ia menegaskan, kolaborasi menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang sehat. Mulai dari pengelolaan sampah, penyediaan ruang hijau, hingga edukasi kepada masyarakat harus dilakukan secara konsisten.

"Kesadaran warga untuk tidak membuang sampah sembarangan, memilah sampah dari rumah, dan menjaga fasilitas umum harus terus ditumbuhkan. Pemerintah bertugas menyediakan sistem yang baik, sementara masyarakat menjadi pelaku utama dalam menjaga kebersihan lingkungan," katanya.

Arif juga menilai, lingkungan yang bersih akan memberikan dampak luas terhadap kualitas hidup masyarakat. Selain mengurangi risiko penyakit, kota yang tertata rapi juga menghadirkan kenyamanan bagi warga maupun wisatawan.

Menurutnya, Kota Malang memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kota yang mampu bersaing dalam program tersebut. Dengan dukungan berbagai program kebersihan yang telah berjalan serta partisipasi masyarakat yang terus meningkat, peluang meraih prestasi semakin terbuka.

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa kebersihan kota memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Kota yang bersih akan meningkatkan daya tarik investasi sekaligus memperkuat sektor pariwisata karena memberikan kesan positif bagi para investor maupun wisatawan.

"Investor tentu akan lebih tertarik menanamkan modal di daerah yang tertata, bersih, dan nyaman. Begitu juga wisatawan akan merasa betah berkunjung. Jadi, kebersihan bukan hanya soal estetika, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah," jelasnya.

Arif berharap pemerintah pusat terus memberikan apresiasi kepada daerah-daerah yang mampu menjaga kualitas lingkungan. Di sisi lain, pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat edukasi, pengawasan, serta inovasi dalam pengelolaan sampah sehingga budaya hidup bersih benar-benar menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

"Insentif Rp20 miliar ini hendaknya menjadi pemicu lahirnya gerakan bersama antara pemerintah dan masyarakat. Ketika kebersihan menjadi tanggung jawab semua pihak, maka kota yang sehat, nyaman, maju, dan berdaya saing akan semakin mudah diwujudkan," pungkas Arif Wahyudi. Ans


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • DPRD Kota Malang Arif Wahyudi Dukung Insentif Rp20 Miliar untuk Kota Terbersih, Sebut Jadi Pemicu Kolaborasi Warga dan Pemerintah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?