Foto: Dokumentasi bersama
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Komitmen Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang dalam memperkuat jejaring internasional di bidang industri halal kembali diwujudkan melalui penyelenggaraan Guest Lecture Internasional bertajuk Aspect of Halal Industry (Religion, Science and Business), Rabu (5/8/2026). Menghadirkan pakar industri halal Jepang, Dr. Saeed Akhtar, kegiatan ini tidak hanya menjadi forum akademik, tetapi juga membuka peluang kerja sama strategis yang mencakup program magang mahasiswa hingga riset bersama di tingkat internasional.
Bertempat di Aula Gedung Perpustakaan Pusat UIN Malang, kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UIN Malang tersebut menghadirkan Dr. Saeed Akhtar, Director of Nippon Asia Halal Association (NAHA) Japan. Turut hadir Direktur Pusat Pengembangan Bisnis (P2B), Dr. Su'ud Fuadi, bersama dosen dan mahasiswa dari berbagai program studi yang antusias mengikuti jalannya kuliah tamu.
Dalam paparannya, Dr. Saeed mengulas perkembangan industri halal di negara dengan populasi muslim minoritas seperti Jepang. Ia menjelaskan bahwa kebutuhan terhadap produk halal terus mengalami peningkatan, seiring berkembangnya sektor halal lifestyle yang kini menjadi bagian dari tren ekonomi global.
Foto: Pemaparan Dr. Saeed Akhtar
Menurutnya, daya saing industri halal tidak hanya ditentukan oleh sertifikasi produk, tetapi juga bergantung pada penerapan sistem penjaminan halal yang kredibel, penguatan halal supply chain, serta kolaborasi lintas negara untuk menjawab kebutuhan pasar internasional yang terus berkembang.
Lebih dari sekadar berbagi pengetahuan, forum ini menjadi momentum awal penjajakan kerja sama strategis antara UIN Malang dengan lembaga halal di Jepang. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan Indonesia dan Jepang dalam pengembangan industri halal sekaligus memperluas jejaring akademik di tingkat global.
Salah satu peluang yang dibahas adalah penyelenggaraan program magang internasional bagi mahasiswa UIN Malang di berbagai lembaga maupun industri halal di Jepang. Program tersebut diharapkan memberikan pengalaman profesional, memperluas wawasan lintas budaya, serta meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap regulasi dan praktik bisnis halal di tingkat internasional.
Selain itu, kedua pihak juga membuka peluang riset bersama yang melibatkan dosen dan peneliti untuk mengembangkan kajian mengenai potensi pasar halal, harmonisasi standar penjaminan halal, hingga inovasi produk yang mampu bersaing di pasar global.
Foto: Dokumentasi bersama
Melalui kegiatan ini, LPH UIN Malang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan literasi, riset, dan layanan halal yang berorientasi internasional. Kehadiran mitra strategis dari Jepang diharapkan menjadi langkah awal lahirnya berbagai kolaborasi konkret yang tidak hanya meningkatkan kapasitas akademik sivitas kampus, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan industri halal Indonesia di kancah global.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?