Banner Iklan

Tekan Dampak Gadget, Mahasiswa KKN FISIP UB Kelompok 36 Bangun Minat Baca Anak di Desa Ngroto Pujon

Admin JSN
05 Juli 2026 | 07.15 WIB Last Updated 2026-07-05T00:15:23Z

 

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 36 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya menggelar program Gerakan Literasi Kreatif Anak

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 36 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya menggelar program Gerakan Literasi Kreatif Anak di Desa Ngroto, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Sabtu (4/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi program kerja perdana yang diinisiasi mahasiswa KKN untuk meningkatkan minat baca sekaligus mengembangkan kreativitas anak-anak melalui aktivitas edukatif dan menyenangkan.

Koordinator kegiatan, Hasanah, menjelaskan bahwa program literasi ini akan dilaksanakan secara rutin setiap hari Sabtu selama masa pengabdian mahasiswa di Desa Ngroto.

"Hari ini kami melaksanakan program kerja pertama, yaitu Gerakan Literasi Kreatif Anak. Tujuannya untuk meningkatkan literasi anak-anak di Desa Ngroto dan kegiatan ini akan kami laksanakan setiap hari Sabtu," ujar Hasanah.

Pada kegiatan perdana tersebut, anak-anak diajak membaca berbagai buku yang tersedia di taman baca desa serta mengikuti kegiatan menggambar untuk menyalurkan kreativitas mereka. Sebanyak 15 hingga 20 anak tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.

Program ini melibatkan 18 mahasiswa KKN FISIP UB Kelompok 36 yang secara bersama-sama berupaya menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi masyarakat.

Hasanah mengungkapkan, program literasi dipilih karena melihat fenomena semakin berkurangnya minat baca anak-anak akibat penggunaan gadget yang semakin masif.

"Kami merasa saat ini banyak anak-anak yang mulai lebih sering bermain gadget dan meninggalkan budaya literasi. Bahkan bukan hanya anak-anak, orang dewasa pun terkadang mengalami hal yang sama. Karena itu, kami ingin mengembalikan budaya membaca sekaligus mengoptimalkan taman baca yang sudah ada di sini," ungkapnya.

Menurutnya, keberadaan pojok baca dan fasilitas literasi desa perlu terus dihidupkan agar dapat menjadi sarana pendidikan nonformal yang memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi muda.

Melalui kegiatan membaca dan menggambar, mahasiswa berharap anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mampu mengembangkan imajinasi, kreativitas, dan kebiasaan belajar yang positif sejak dini.

Hasanah berharap semangat literasi yang ditanamkan selama program KKN dapat terus berlanjut meskipun masa pengabdian mahasiswa telah selesai.

"Harapan kami, setelah kegiatan ini dan setelah kami selesai menjalankan KKN, anak-anak tetap semangat membaca buku, terus berkreasi, dan pojok baca yang ada di desa ini tetap hidup. Kami ingin anak-anak rajin membaca dan tidak terlalu bergantung pada gadget," tuturnya.

Gerakan Literasi Kreatif Anak yang digagas Mahasiswa KKN FISIP Universitas Brawijaya Kelompok 36 ini diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam membangun budaya literasi di Desa Ngroto, sekaligus mencetak generasi muda yang kreatif, cerdas, dan bijak dalam memanfaatkan teknologi di era digital.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tekan Dampak Gadget, Mahasiswa KKN FISIP UB Kelompok 36 Bangun Minat Baca Anak di Desa Ngroto Pujon

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now